Siswa YP Parulian Terima Manfaat Program Literasi

254

tagading

M24.CO|MEDAN

Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera mendukung deklarasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Yayasan Pendidikan (YP) Parulian di Medan, Kamis (27/10). Gerakan ini akan memberikan manfaat kepada 3.444 siswa dari 17 sekolah YP Parulian di Medan, Toba Samosir dan Dairi.

Parulian merupakan lembaga pendidikan swasta pertama di Sumatera Utara yang telah mendeklarasikan program literasi. Program ini akan membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan membaca mereka dan meningkatkan kesenangan membaca.

Semakin baik kemampuan membaca yang dimiliki siswa, maka semakin baik pula kemampuan mereka untuk belajar,” kata Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera, Juha P. Salin. “Saya berharap sekolah dan lembaga pendidikan lain juga ikut meluncurkan program literasi,” katanya.

Program USAID’sPrioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program 5 tahun yang didesain untuk membawa layanan pendidikan berkelas dunia kepada siswa di Indonesia.

Sejak 2012, USAID PRIORITAS telah bekerja di 15 kabupaten/kota di Sumut untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Proram ini telah menyediakan dukungan teknis untuk meningkatkan mutu guru dan manajemen sekolah di total 1.995 SD, SMP dan Madrasah, dan telah melatih lebih dari 15.900 pendidik.

Pemerintah daerah juga menerima dukungan koordinasi, perencanaan program dan keuangan untuk layanan pendidikan, terutama untuk mengatur pendistribusian guru.

Pada tahun 2016, USAID PRIROITAS mendukung YP Parulian melalui program diseminasi. Sebanyak 99 guru dari SD dan SMP YP Parulian telah dilatih pembelajaran aktif (active learning). Pelatihan ini membantu YP Parulian menyediakan layanan pendidikan bermutu.” Sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Sumatera Utara, kami memiliki tanggung jawab mendidik generasi muda memiliki keterampilan

literasi untuk mendukung pembangunan nasional. Kami juga ingin menginspirasi sekolah lain di Sumatera Utara untuk membangun budaya literasi. Kami optimis, tanggung jawab itu bisa kami lakukan dengan lebih baik dengan dukungan USAID PRIORITAS,” terang Ketua YP Parulian Sopar Siburian.

Di Sumatera Utara, USAID PRIORITAS bekerja di 15 daerah (Medan, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga and Nias Selatan) dan dua Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) yaitu Universitas Negeri Medan dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

USAID PRIORITAS merupakan salah satu program pendidikan di Indonesia yang membantu individu, organisasi dan lembaga  untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan kemampuan untuk mendukung pembangunan yang sedang berlangsung.

USAID memimpin upaya pemerintah AS dalam pembangunan dan bantuan kemanusiaan di luar negeri  (winsah)

Loading...