Pemprovsu Persiapkan LOI Tol Medan-Brastagi, Listrik Tenaga Surya dan Sampah

315
Pemprovsu-Persiapkan-LOI-Tol-Medan-Brastagi--Listrik-Tenaga-Surya-dan-Sampah
Pemprovsu-Persiapkan-LOI-Tol-Medan-Brastagi--Listrik-Tenaga-Surya-dan-Sampah
Pemprovsu-Persiapkan-LOI-Tol-Medan-Brastagi--Listrik-Tenaga-Surya-dan-Sampah
Pemprovsu-Persiapkan-LOI-Tol-Medan-Brastagi–Listrik-Tenaga-Surya-dan-Sampah

M24.CO|MEDAN
Pemprov Sumut berharap pembangunan Jalan Tol Medan-Brastagi diharapkan bisa berjalan di tahun 2017 mendatang. Untuk mewujudkan harapan tersebut Pemprovsu saat ini telah mempersiapkan Letter Of Intent (LOI) atau surat minat untuk diajukan ke Kementerian terkait.

Tidak hanya Tol Medan-Brastagi, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provsu Hasban Ritonga kalau pihaknya juga sudah mempersiapkan dua surat minat lainnya yakni pembangunan tenaga energi listrik surya dan pembangunan energi listrik yang berasal dari pengolahan sampah.

“Ketiga surat minat tersebut sudah di meja bapak Gubernur dan tinggal menunggu penandatanganan saja. Setelah itu segera kita kirim ke kementerian terkait,” ujar Hasban Jumat (28/10/2016).

Menurut Hasban surat minat tersebut nantinya akan dikirim ke kementerian terkait dengan bantuan dan penjajakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

“Kemarin sebenarnya sudah selesai, namun masih ada yang harus diperbaiki dengan perubahan di sisi redaksinya saja. Mudah-mudahan bisa sejalan dengan bangunan tenaga listrik tahun 2017 mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan Hasban untuk pembangunan tenaga enegri listrik akan dibangun di kawasan Danau Toba. Sedangkan pembangunan energi listrik yang berasal dari pengolahan sampah akan dibangun di Medan. Meski begitu Hasban mengungkapkan, kalau nantinya sampah di Medan kurang, maka bisa saja akan diambil sampah dari Binjai ataupun Deliserdang.

Sebelumnya, Gubsu HT Erry Nuradi juga sudah memastikan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi sudah digagas dan akan bahkan sudah dirancang. Meski begitu, Erry mengatakan masih banyak tahapan yang harus dilewati dulu.

“Gagasan untuk membangun jalan tol Medan-Berastagi sudah dirancang. Untuk mewujudkan jalan tol ini banyak hal yang harus dilakukan secara bertahap,” kata Erry.

Erry mengatakan, banyak tahapan yang harus dilalui dimulai dari penyediaan anggaran baik dari APBN atau tetap dari pendanaan pasar modal. Kemudian akan dilakukan pembebasan lahan dan target waktu pelaksanaannya. Keberadaan jalan tol Medan-Berastagi sendiri dinilai sangat penting untuk kemajuan daerah Berastagi dan kawasan seputarnya. Hal ini dikarenakan, jalan yang ada saat ini sangat kecil dan sempit.

Sementara volume kenderaan yang melintas sudah sangat besar. Terlebih lagi bila memasuki musim liburan. Arus lalu lintas Medan-Berastagi yang seharusnya bisa ditempuh selama kurang lebih dua jam, namun jika musim liburan jarak tempuh sejauh 60 kilometer terpaksa ditempuh selama empat jam lebih.

Sementara itu, terkait pembangunan fasilitas energi listrik tenaga surya dan energi listrik yang berasal dari pengolahan sampah, nantinya diharapkan dapat mengurangi masalah defisit listrik di Sumatera Utara. (red)

Loading...