19 rumah & puluhan di Pasar Sinunukan ludes terbakar

35

SINUNUKAN-M24 |Kebakaran hebat melanda Desa Widodaren, persisnya di kawasan Pasar Sinunukan, Mandailing Natal (Madina), Selasa (5/6/2018) sekira pukul 00.30 WIB. Kendati tidak ada korban jiwa, sedikitnya 19 rumah dan 20 kios ludes diamuk jago merah. Kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Informasi dihimpun M24, api mulai membesar dan membakar kios dan los pedagang sejak pukul 01.00 WIB. Tak butuh waktu lama, api melahap habis puluhan kios dan los para pedagang. Banyaknya bahan-bahan mudah terbakar, serta bangunan kios yang rata-rata terbuat dari kayu membuat api dengan cepat merembet dan membesar.

Ironisnya, petugas pemadam kebakaran cukup lama datang ke lokasi. Pasalnya, lokasi kebakaran berjarak tujuh jam perjalanan dari pusat Kota Panyabungan, tempat kantor petugas pemadam kebakaran.

Hingga menjelang subuh, api belum berhasil dipadamkan. Warga yang mencoba memadamkan api kesulitan mendapat sumber air di lokasi. Akibatnya, kebakaran merembet hingga ke permukiman warga. Alhasil warga hanya berupaya menyelamatkan harta benda serta barang dagangan meski di tengah kobaran api.

Hingga pukul 05.00 WIB, kobaran api masih belum berhasil dijinakkan. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran dan asal muasal api. Namun akibat kebakaran kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Sementara menurut Supriyadi, salah seorang warga setempat, kepada M24 mencertiakan, kebakaran berlangsung cepat. “Api membesar sekitar jam 01.30 dinihari. Bahkan belasan rumah yang berada di wilayah Pasar Sinunukan III turut terbakar,” ungkapnya.

Menurut Supriyadi, warga sekitar bahu-membahu memadamkan api namun tidak dapat berbuat banyak karena kobaran api kian membesar. “Warga telah berupaya maksimal dan membantu menyelamatkan harta benda korban seperti dagangan sembako dan barang elektronik,” imbuhnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan alat berat didatangkan ke lokasi beberapa jam setelah api marak. “Ada dua unit mobil damkar dari perusahaan perkebunan sawit terdekat yaitu satu unit dari PT Sago Nauli dan PT Gruti Lestari. Juga ada alat berat berupa loader dan mobil damkar dari Natal juga datang membantu,” ungkap Supriyadi.

Sementara menurut Kanit Intel Polsek Natal, Bripka Mahmudin SH, yang dikonfirmasi M24 di lokasi mengatakan, ada 19 unit rumah warga dan puluhan kios serta satu unit balerong Pasar Sinunukan ludes terbakar. “Belum diketahui sumber api penyebabkan kebakaran. Pihak kepolisi dan personel unit Intelkam Polsek Batahan juga sedang melakukan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) di lapangan, termasuk identifikasi di TKP,” papar Mahmudin.

Pengamanan lokasi kebakaran melibatkan personel Polsek Batahan, Polsek Lingga Bayu, Polsek Natal, Anggota Koramil 20 Batahan dibantu masyarakat setempat.”Kobaran api baru berhasil djijinakkan sekitar pukul 04.30 WIB. Kerugian materil akibat kebakaran masih didata oleh pihak Muspika Kec Sinunukan,” tandas Mahmudin. (heri)

Loading...