20 Menit Puting Beliung Menyapu Pancurbatu

PANCURBATU-M24 | Angin puting beliung guncang wilayah Kec. Pancurbatu, Kab Deliserdang, Senin (6/8) malam. Akibatnya sejumlah rumah warga dan puluhan pohon tumbang.

Pantauan M24 di lapangan, malam itu sebelum puting beliung menerpa Pancurbatu masih dalam kondisi cuaca santai. Tidak terlihat akan ada tanda-tanda hujan turun. Mendadak tiba-tiba hujan lebat turun dengan disertai angin kencang. Hal itu diungkapkan warga yang salah satu nya, S Sembiring. “Engga…engga ada tanda mau turun hujan, cuaca tenang. Namun tiba-tiba hujan dengan lebat nya turun dan hitungan detik hujan disertai angin kencang pun datang,” sebut Sembiring.

Dia menyebut kalau puting beliung menerjang kurang lebih selama 20 menit. “Paling hujan dan angin yang berputar-putar itu hanya 20 menit lah, tapi sangat luar biasa, suara angin yang berputar itu terdengar sangat seram. Anginnya menyapu dari bawah dan langsung menyapu pohon, atap seng dan lain nya, lihat lah, banyak pohon tumbang yang memutuskan kabel listrik, padam sampai tengah malam baru menyala, yang kabel nya putus, pagi baru selesai dibenahi,” ucapnya.

Loading...

Selain itu, Beru Perangin-Nangin menyebutkan bahwa sempat melihat atap seng tetangga nya terbang dibawa angin. “Atap seng tetangga kami terbang, kami lihat langsung, melayang-layang diudara. Kayu rumah juga diangkat angin itu,”sebutnya.

Camat Pancurbatu, Drs David Efrata Tarigan didampingi Kepala Desa Hulu, Mastaulina ketika dikonfirmasi M24 di lapangan saat melihat langsung rumah warga yang menjadi korban mengaku masih melakukan pendataan jumlah rumah yang kena puting beliung. “Ia, malam kejadian nya, untuk rumah warga secara keseluruhan yang menjadi korban untuk sementara mencapai 9 rumah warga dan satu sekolah SMA Negeri 1, atap seng nya terbang. Tapi kita masih mencari data juga, mana tau ada terlewatkan,” ujar Camat.

Camat juga mengatakan puting beliung tak memakan korban jiwa. “Korban jiwa tidak ada. Sejumlah pohon bertumbangan sampai memasak kan listrik. Namun semua sudah terkendali. Kita dengan Muspika serta para Kades serta warga sudah membersihkan lokasi yang terkena dampak, ” ujar Camat mengakhiri.

Kades Hulu, Mastaulina kepada m24 mengatakan berterimakasih kepada Muspika yang mana usai puting beliung berhenti, Muspika terjun langsung memberikan bantuan dan pengamanan lokasi korban. “Terima kasih, Muspika usai puting beliung datang membantu dan mengamankan lokasi yang menjadi korban puting beliung tersebut.

Mendapat kabar banyak rumah warga rusak akibat angin puting beliung, Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir Chan SH MH bersama anggotanya turun langsung ke lapangan untuk melihat dan mengamankan lokasi serta mendata rumah yang rusak.

Faidir Chan yang dikonfirmasi wartawan di sela-sela membantu warga membersihkan rumah mengatakan, pihaknya datang ke lokasi untuk membantu membersihkan sisa puing akibat terkena puting beliung.

“Kita turun untuk membantu proses pembersihan sekaligus pengamanan. Mana tau ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan,” pungkasnya. (edi/ali)

Loading...