3 Guru Honor Diteror Via Telepon

20

KISARAN-M24 | Tiga dari empat belas guru honor di SMKN 2 Kisaran, Kab Asahan yang tidak lagi mengajar karena tidak ada jam kerja diteror oleh orang tidak dikenal (OTK) melalui via telepon seluler.

Ketiganya mendapat teror dengan kata kata pelecehan dan tidak senonoh. Korbannya, Hamida Sari Siregar, Laily Syahrani dan Armawinda. Aksi teror tersebut dilakukan secara berulang kali dengan cara melontarkan ucapan yang tidak sopan bahkan mengarah ke pelecehan seksual.

“Kemarin kami bertiga mendapatkan teror dari orang tidak dikenal dari nomor hp 08126055####, orang itu mengeluarkan bahasa tidak senonoh terhadap kami bertiga,” kata Hamidah Sari Siregar kepada M24, Sabtu (21/7).

Hamida juga menjelasakan pihaknya akan mendiskusikan terlebih dahulu sebelum melaporkan kejadian peneroran tersebut kepada pihak aparat penegak hukum. “Pasalnya pihaknya saat ini lagi berkonsentrasi guna memperjuangkan nasib mereka. Dan dalam waktu dekat kami (14 guru honor red) akan mendatangi instansi terkait guna mempertanyakan nasib mereka sebagai guru honor di SMKN 2 Kisaran,” tegasnya.

Dikaitkan dengan persoalan tersebut, Hamida menjelaskan bahwa dirinya bersama beberapa rekannya yang berstatus guru honor di SMKN 2 Kisaran saat ini sedang memperjuangkan nasib mereka untuk mendapatkan kembali jam mengajar.

“Saya bersama teman-teman guru honor di SMKN 2 Kisaran akan berjuang keras guna mendapatkan kembali jam belajar tersebut. Perlu diketahui, selama ini saya maupun rekan saya sesama guru honor tidak pernah mendapat teror seperti ini,” ucap Hamida. (khairul)

Loading...