3 Hari Tak Pulang, Pria Lajang Ditemukan Tewas Membusuk di Kebun Sawit

41

STABAT-M24 | Setelah 3 hari tak pulang ke rumahnya di Dusun VI, Desa Pantai Gemi, Kec Stabat, Salamudin alias Kumat (63) ditemukan tewas. Jasadnya didapati sudah dalam kondisi membusuk.

Jenazah pria lajang ini ditemukan di ladang sawit di Dusun VI, Desa Pantai Gemi, Kec Stabat, Kab Langkat, Rabu (15/8) sekira pukul 08.00 WIB.

Menurut Kasubah Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan, korban meninggalkan rumah keluarganya Rahmad, Sabtu (11/8). Ketika pergi, korban memakai topi warna hitam. Sejak itu, korban tak lagi pulang ke rumah.

Rahmad coba mencari di tempat biasa korban nongkrong. Namun, keberadaan korban tak diketahui. Rahmad yang merupakan sepupu korban mendatangi tanah wakaf keluarga mereka di Dusun V Desa Pantai Gemi. Dari keterangan warga setempat, korban sering duduk-duduk di lokasi tersebut.

Ketika itulah Rahmad menemukan topi hitam dan pakaian korban tergantung di pokok kelapa sawit. Rahmad bertemu M Sabri warga setempat yang sedang meracu rumput di areal perkebunan kelapa sawit miliknya.

M Sabri bertanya kepada Rahmad tentang apa yang sedang dicarinya. Rahmad cerita soal dirinya mencari korban. M Sabri menyebut ada mencium bau busuk sambil menunjukan arah bau busuk tak sedap itu kepada Rahmad. M Sabri juga membeberkan buah sawitnya sering diambil oleh korban.

Rahmad dan M Sabri menuju tempat dimaksud. Disitulah mereka menemukan korban telah meninggal dengan kondisi membusuk. Temuan ini diberitahukan kepada kepala dusun dan diteruskan ke Polsek Stabat. Arnold melanjutkan, diduga korban terjatuh dari pohon kelapa sawit setinggi 3 meter milik M Sabri. “Selama hidup, korban mengalami sakit ayan (Epilepsi, red). Dari hasil pemeriksaan otopsi di tubuh korban, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Jasad korban sudah dikembalikan kepada keluarganya,” ucap Arnold. (rudi)

Loading...