3 malam tak pulang, jasad Supiah ngambang di Sungai Padang

21

TEBINGTINGGI-M24 | Warga Lingk II Kel Tanjung Marulak Hilir, Kec Rambutan, Kota Tebingtinggi mendadak heboh dengan penemuan jasad seorang perempuan mengambang di Sungai Padang, Jumat (13/7) sekira pukul 11:30 WIB.

Belakangan diketahui, jasad perempuan tersebut bernama Supiah (48), warga Jln Tembaga Lingk III, Kel Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi.
Jasad korban pertama sekali ditemukan Raingot Br Nainggolan (50) dan suaminya Janto Simbolon, warga setempat. Siang itu Raingot dan Junto menelusuri pinggiran Sungai Padang mencari cacing. “Kami terkejut lihat ada perempuan tanpa mengenakan celana dalam mengambang dan berputar- putar di aliran sungai,” bilang Raingot kepada M24.

Selanjutnya Raingot dan suami memberitahukan kepada warga sekitar. Hitungan menit warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi disusul personel Polsek Rambutan dan Polres Tebingtinggi. Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi ke ruangan jenazah RSUD Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.

Kabar temuan mayat perempuan di Sungai Padang ini kemudian tersebar ke pelosok Kota Tebingtinggi hingga sampai kepada keluarga korban. Sumiati yang mengaku kehilangan anggota keluarganya lalu diarahkan polisi ke RSUD Dr Kumpulan Pane. Karena kondisi mayat sudah menebar aroma tak sedap, Sumiati enggan masuk ruang jenazah. Begitupun saat diperlihatkan pakaian korban berupa rok corak bunga-bunga dan kemeja yang dikenakan, Sumiati yakin jika korban adalah adik kandungnya, Supiah.
“Dia (Supiah, red) sudah lama ditinggal suaminya, sejak anak tunggalnya bernama Elfira Putri (20) masih dalam kandungan. Selama ini korban tinggal bersama ibu kami, Aminah (90) di Jln Tembaga Lingk III Kelurahan Tambangan Hulu, Kec Padang Hilir,” terang Sumiati.

Dijelaskan Sumiati, adiknya (Supiah) sejak beberapa tahun belakangan mengalami gangguan jiwa. “Setiap harinya dai suka jalan-jalan keliling kampung bahkan sampai ke seputaran Simpang Medan. Tapi biasanya dia tetap pulang ke rumah,” imbuh Sumiati.
Tapi sejak Kamis (12/7), lanjut Sumiati, adiknya tak pulang. “Kami sudah lapor ke Polsek Padang Hilir. Dan selepas sholat Jumat kami dapat kabar ada mayat perempuan ditemukan mengambang di Sungai Padang. Kami langsung berdetak kalo itu adik kami,” ungkap Sumiati.

Sementara Elfira Putri, anak korban, yang ikut melihat ke rumah sakit seketika syok saat memastikan jasad yang ditemukan adalah ibunya. Elfira menagis dan nyaris pingsan begitu melihat kondisi jenazah ibunya.

Hasil visum pihak RSUD Dr Kumpulan Pane, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga tewas akibat hanyut di sungai. “Mungkin korban jatuh dan tergelincir ke dalam sungai,” kata salah seorang petugas jenazah rumah sakit. (agus)

Loading...