3 Orang Tewas dan 1 Hilang di Sidimpuan Ditelan Banjir Bandang

41

PADANGSIDIMPUAN|Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan, Khairul Harahap mengucapkan, Inna lIllahi wa inna Ilaihi raji’un, banjir bandang yang disebabkan air Sungai Batang Ayumi meluap dan menghantam Kota Padang Sidempuan, pada Minggu (26/3/2017) sekira jam 19.45 Wib, telah menelan 3 orang tewas dan satu orang dinyatakan hilang terseret air.

BACA–> Polisi Nggak Punya Nyali Grebek Judi Online di Asia Mega Mas

BACA–> Judi Ketangkasan di Galaxy Zone Tak Tersentuh Hukum

“Ada tiga warga meninggal dunia terseret derasnya arus air, masing-masing Sahriana Situmorang (usia 45 tahun), Rafiah Sarumpaet (usia 8 tahun) dan Sakinah Sarumpaet (usia 10 tahun), serta seorang warga dinyatakan hilang bernama Saikum Sarumpaet, merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padang Sidempuan,” ungkap Khairul Harahap, Minggu (26/3/2017) malam.

Dari informasi yang dihimpun, dikabarkan bahwa korban adalah satu keluarga, saat hujan lebat melanda Kota Padang Sidempuan, ke-empat korban sedang berada di ladang yang tidak jauh dari kerumahnya. Ketika itu, para korban berteduh dari guyuran hujan di dalam gubuk, tidak jauh dari Sungai Aek Sipogas. Namun naas, sewaktu berteduh air sungai meluap dan terseret luapan air yang deras menerjang kawasan tersebut.

BACA–> Katanya Pemilik Judi Tembak Ikan di Singapore Station Bernama Wongso

BACA–> Dibekingi Oknum Aparat, Judi Online di Asia Mega Mas Dibidik Polrestabes Medan

Situasi gelap gulita dan mengandalkan lampu senter, warga mencari korban banjir bandang.
“Ketiga korban dan satu orang yang masih hilang, sedang berteduh di sebuah gubuk.Tapi, tiba-tiba terjadi luapan air sungai sehingga banjir bandang terjadi dan menyeret para korban,” kata Khairul Harahap, seraya menambahkan, tiga korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan seorang lagi belum ditemukan.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras melanda kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), pada Minggu (26/3/2017) sekira jam15.00 WIB. Namun, pada malam harinya, warga yang tinggal di bantaran Sungai Batang Ayumi Kota Padang Sidempuan mendadak panik dan berlarian menyelamatkan diri, karena melihat air Sungai Batang Ayumi dan Sungai Aek Sipogas meluap dengan derasnya, sehingga terjadi banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang Sidempuan.

Loading...