4 hari hilang, pengangon lembu ditemukan tewas

94

Habibi-Labuhanbatu | Hilang selama 4 hari, Supono (63) akhirnya ditemukan. Tapi kondisinya sudah tidak bernyawa. Ada cerita mistis di balik tewasnya pengangon lembu ini. Supono, warga Ling Danau Bale C, Kel Danau Bale, Kec Rantau Selatan, Kab Labuhanbatu, ditemukan tewas di PTPN lll perkebunan sawit Afdeling 1 Blok G-3, Desa N-1 Kebun Aek Nabara Utara, Kec Bilah Hulu Kab Labuhanbatu, Jumat (22/9/2017).

Informasi dihimpun, pria yang punya empat anak ini mengangon lembu, Selasa (19/9/2017) sekira pukul 08.00 WIB. Berjarak sekira 3 Kilometer dari rumahnya. Hingga sore hari lembu pulang tanpa tuan.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir melalui Kapolsek Bilah Hulu AKP Pittor Gultom saat dikonfirmasi mengatakan, korban dibantu anaknya Sunarpo (39) mengeluarkan ternak lembu dari kandangnya di belakang rumahnya.

Lepas itu, Sunarpo kembali ke rumah. Korban mengangon lembu ke Afd 1 Blok G 3 Desa N1 areal perkebunan sawit PTPN 3 Kanau. Sore harinya, lembu pulang ke kandang. Tapi tak ada Supono. Sunarpo dan Sutrisno, kepononakan Supono, mencari korban ke areal perkebunan tempat biasa korban mengembalakan lembunya.

Hingga pukul 21.00 WIB, Supono tidak ditemukan dan. Sunarpo dan Sutrisno memutuskan pulang ke rumah. Pencarian diteruskan di hari berikutnya. Tapi hasilnya masih nihil. Lalu datanglah Pardi (40), Adi dan Bendol, Jumat (22/9) ke rumah mereka.

Ketiganya menyebut kalau menemukan Supono sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang. Kondisi tubuhnya sudah mengeluarkan bau busuk. Pihak keluarga menuju areal perkebunan sawit dengan kondisi tanah becek dan berlembah itu. Menyadari Supono tewas, keluarga menghubungi pihak Polsek Bilah Bulu.

Dari keterangan Sunarpo, korban belakangan hari kerap mengeluh batuk dan masuk angin. Menurut Pittor pihak dari keluarga korban telah membuat surat pernyataan. Isinya tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap mayat korban. Pembuatan surat ini diketahui pula oleh Lurah Danau Bale Ade Rama Diansyah Siregar “Hasil pemeriksaan tim medis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh Korban,” tandasnya.

Sementara Sunarpo mengatakan saat ayahnya tidak pulang, ia dan keluarga mencari korban di TKP. Tetapi tak kunjung ditemukan. Padahal lokasi itu telah berulang kali mereka datangi. “Kalau kata dukun dirondokkan jin,” bilangnya.

Loading...