5 tikaman & dibekap bantal, terapis tewas setengah telanjang

58

MEDAN-M24| Lisa ditemukan tak bernyawa dengan posisi telungkup dan setengah telanjang. Ditubuh terapis (tukang pijat) 40 tahun ini ditemukan lima luka tikaman senjata tajam.

Warga dan pengendara yang melintas di Jln Tengku Amir Hamzah, Kel Sei Agul, Kec Medan Barat gempar. Pasalnya, seorang terapis wanita, Lisa (40), warga Jln Eka Rasmi, Kec Medan Johor ditemukan tewas di kios Kusuk Ibu Tiara.

Informasi dihimpun di lokasi, peristiwa itu pertama kali diketahui Dani Roy (22), anak dari pemilik kios yang disewa korban, Minggu (10/6/2018). Sekitar pukul 07:30 WIB, Dani Roy tengah menyapu halaman rumah dan kios korban.

Dani Roy curiga melihat lampu depan kios masih di luar dalam kondisi menyala. Biasanya, ketika usaha kusuk sudah tutup, lampu yang tergantung di depan kios dimatikan dan dibawa masuk oleh korban.

Dani Roy pun menghampiri kios yang selama ini menjadi tempat praktek sekaligus tempat tinggal korban tersebut. Setiba di depan kios, Dani Roy melihat pintu sedikit terbuka. Dani Roy lalu memanggil korban dari luar, namun tak ada jawaban. Penasaran, Dani Roy pun masuk ke dalam kios.

Namun setiba di dalam, ia terkejut melihat korban bersimbah darah dalam posisi telungkup dan setengah telanjang dengan kepala ditimpa bantal. Dani Roy langsung menghubungi ibunya, Linda boru Nababan (53) dan kakaknya, Santi (27).

Temuan itu juga mereka laporkan kepada Kepala Lingkungan (Kepling), Amir (41) dan diteruskan kepada petugas Polsek Medan Barat.

Tak lama berselang, personel Reskrim Polsek Medan Barat bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pemeriksaan, petugas menemukan luka tusuk sebanyak lima liang di bagian pinggang kiri belakang.

Kedatangan petugas pun menjadi perhatian warga dan pengendara yang melintas di lokasi. Akibatnya, arus lalulintas di sepanjang Jln Tengku Amir Hamzah, Kel Sei Agul, Kec Medan Barat mengalami kemacetan panjang.

Berselang beberapa jam, petugas mengevakuasi jenazah korban dengan mobil patroli menuju Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna keperluan otopsi.

“Aku curiganya kenapalah lampu itu masih hidup dan gak dicopot. Soalnya setiap hari, asal tutup tempat kusuk ini pasti mati lampu depan dan lampunya pun dicopot, di situ aku curiganya. Sempat juga kupanggil, terakhir karena kulihat pintu agar terbuka sedikit, kulihat ibu itu udah dalam keadaan meninggal berlumuran darah,” ujar beber Dani Roy yang ditemui M24 di lokasi.

Sementara itu, tetangga korban, Pak Jesica (45) menduga korban tewas dibunuh tamu yang datang untuk dipijat.

“Siapa lagi coba? Walaupun ibu ini tukang kusuk, dia baik sama masyarakat di sini dan ramah orangnya. Dia sudah bertahun-tahun di sini dan enggak pernah punya masalah. Makanya kami terkejut tiba tahu kalau dia meninggal,” kata pengusaha bengkel kreta tak jauh dari lokasi kejadian.

Pak Jesica mengaku, Sabtu (9/6/2018) sore masih bertemu dan bertegur sapa dengan korban. “Mungkin kejadiannya ini malam hari, soalnya sore, sekitar jam lima sore, saya sempat ketemu semalam sama dia (korban). Bahkan, ditegurnya pun aku. Ditanyanya kabar sakitku sudah gimana, karena aku punya penyakit. Kubilang sudah lumayan sama dia. Habis itu dia masuk ke dalam kios,” kenangnya.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen yang dikomfirmasi mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki dan melakukan pengembangan guna mencari tahu pelaku serta motif dari pembunuhan ini.

“Kejadiannya diketahui sekitar pukul 07:30 pagi. Saat ini kita masih berupaya menyelidiki siapa pelakunya dan apa motifnya. Kita juga sudah memeriksa saksi. Untuk barang-barang korban tidak ada yang hilang,” pungkas Rudi Silaen. (ardi)

Loading...