Anak Penjual Tomat Dihajar Penjaga Malam MMTC

14

Percut-M24 | Geram, kesal dan marah, itulah yang dirasakan Tommi Ginting (21) ketika melihat pesan SMS yang masuk ke HP ibunya. Palak dia, dibalasnya SMS itu dengan makian dan ucapan kasar.

Warga JLn Jamin Ginting, Simpang Selayang, Kec Medan Tuntungan ini geram ketika melihat isi SMS yang dilayangkan Pakpahan, penjaga malam MMTC yang ditujukan ke ibunya. Pasalnya, SMS yang dialamatkan ke ibunya itu berisi kata-kata tak senonoh (tak pantas).

Ceritanya, pagi itu, Selasa (21/8) seperti biasa Tommi membantu ibunya berjualan tomat di Pasar Raya MMTC Jln Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kec Percut Sei Tuan. Pas lagi asyik melayani pembeli, dia melihat ada pesan masuk ke HP ibunya. Dia kaget melihat pesan yang berisi kata-kata seronok masuk ke HP ibunya. Dia marah, lalu membalasnya dengan kata-kata kasar.

Setelah memaki maki Pakpahan, Tommi yang telah selesai membantu ibunya memilih nongkrong di tempat parkiran melepas penat. Mungkin Pakpahan tau kalau yang membalas SMS nya si Tommi. Jadi pas Tommi lagi nongkrong didatangi Pakapahan.

Waktu itu, kenang Tommi, Pakpahan datang bersama dua kawannya. Tak banyak cakap, dia lalu ditarik Pakpahan ke balik salah satu mobil yang terparkir. Bak buk bak, Pakpahan main tangan. Tommi pun tersungkur, hidungnya patah dan pipi kirinya bengkak. “Termasuk kepala dan leher saya mengalami sakit akibat pengeoyokan,” kata korban.

Palak karena dikeroyok, Tommi memilih untuk membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan, Rabu malam (22/7).

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui hal itu. “Mungkin masih di SPKT, nanti akan saya cek,” katanya singkat. (irwan)

Loading...