Anak petani dibawa janda hingga Batubara

LUBUKPAKAM-M24 | Bunga Ihut boru Haloho (56) dilanda cemas yang begitu besar. Pasalnya, hampir 11 hari anak perempuan semata wayangnya berinisial BU boru S (17) tak pulang ke rumah. Belakangan diketahui kalau putrinya dibawa seorang janda hingga Kab Batubara.

Khawatir dengan kondisi anak gadisnya, Bunga membuat pengaduan ke Polres Deliserdang dengan nomor STPL 411/VI/2018/SU/Res DS. Dalam laporannya, ia menduga anaknya pergi bersama R boru P (32) warga Kec Nainggolan, Kab Samosir.

Informasi diperoleh, Bunga baru pulang dari acara pesta di luar kota. Ibu rumah tangga yang mencari nafkah dari bertani ini tak menemukan BU boru S yang baru tamat dari SMP di rumah. Perempuan yang tinggal di Jln Tomuan, Kel Cemara, Kec Lubukpakam, Deliserdang mencari BU hingga ke teman maupun kerabat.
Namun keberadaan BU tak juga ditemukan. Hingga akhrinya BU diketahui pergi bersama R boru P, yang merupakan janda dua anak. Pencarian bahkan dilakukan hingga ke Tanjungbalai.
Polisi yang menerima laporan Bunga melakukan penyelidikan. Keberadaan R boru P diketahui berada di Kel Tanah Tinggi, Kec Air Putih, Kab Batubara. Benar saja, ketika sampai di lokasi dimaksud, R boru P dan BU boru S ditemukan di salah satu kedai tuak milik marga Tambunan. R boru P diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Deliserdang.
“Santai-santai pulaklah dia sambil duduk main HP saat itu. Padahal keluarga kami sudah panik dan stres dibuatnya. Sempat melawan dia dan berusaha mau lari,” kata S boru Sihombing, inanguda korban.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman membenarkan laporan tersebut. “Penyidik masih melakukan pemeriksaan. Sabar dulu ya,” ucap Ruzi. (yan febri)

Loading...
Loading...