Arisan Online Tipu Warga Namorambe Rp1 Miliar

34

NAMORAMBE-M24 | Mapolsek Namorambe diserbu pemain arisan online, Senin (20/8) sekira 16.30 WIB. Mereka mengaku jadi korban penipuan hingga mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar.

Ada sembilan orang yang mendatangi Polsek Namorambe. Mereka adalah Berlianta (30) warga Jln Bakti Delitua, Ria (33) warga Desa Gunung Berita, Kec Namorambe, Adeyulisa (32) warga Desa Aji Buhara, Kec Tiga Panah, Kab Karo, Reniyesika (26) warga Desa Delitua, Dusun II Kayu Embun, Kec Namorambe dan Sinta (26) warga Desa Kuta Tengah, Kec Namorambe.

Kemudian Irwana (23) warga Dusun II, Desa Delitua, Kec Namorambe, Egi (24) warga Desa Gunung Berita, Kec Namorambe, Junita (23) warga Desa Rumah Keben, Kec Nmorambe dan Juli (28) warga Dusun III Kampung Dalam, Kec Birubiru.

Mereka berniat melaporkan PSF alias Vanesa (35) warga Desa Namorambe, Kec Namorambe, ST (31) dan REG (32) keduanya warga Kec Namorambe. Ketiganya saat arisan online dimulai selalu mengambil nomor pertama. Begitu hendak pembayaran berikutnya, ketiganya menghilang dan kini tak diketahui keberadaannya.

“Kita nanti mutar dalam 1 bandar bisa 10 arisan. Nomor 1 semuanya diborong ketiganya. Begitu hendak nomor berikutnya, pelaku sudah menghilang,” ungkap salah seorang korban.

Petugas Polsek Namorambe kemudian menyarankan para korban melapor ke Poldasu. “Akibat ulah pelaku, kami terpaksa menalangi nomor yang menarik arisan berikutnya,” tandasnya.
Kapolsek Namorambe AKP Zainiddin Lubis melalui Kanit Reskrim Iptu W Tarigan menjelaskan menurut para korban, mereka rugi Rp1 miliar lebih,” tandasnya. (mehuli)

Loading...