Awalnya Dikira Kuntilanak, Bayi Perempuan Dibuang di Pesantren

BINJAI-M24 | Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di bawah pohon mahoni halaman Pesantren Dar Fatimah Jln Yos Sudarso, Kel Cengkeh Turi, Kec Binjai Utara.

Hingga berita ini diterima redaksi, pihak kepolisian masih memburu pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Belum diketahui siapa pelaku yang membuang bayi tersebut,” ujar Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Lengkap Tarigan SH kepada metro24, Minggu (26/8).

Dituturkan Lengkap Tarigan, bayi cantik ini ditemukan Suparmi, (48), warga Jln KL Yos Sudarso, Link II Tebingtinggi dan Santi Sitorus (32), warga Jln Anwar Idris, Tanjungbalai, Sabtu (25/8) sekitar pukul 21:30 WIB. Keduanya sedang mengunjungi anaknya yang merupakan santri Pesantren Dar Fatimah.

Loading...

Saat duduk-duduk di ayunan halaman pesantren bersama wali santri lainya, keduanya melihat laki-laki dan perempuan mengendarai kreta pergi dari depan pintu gerbang Pesantren Dar Fatimah.
Tak lama, keduanya mendengar suara tangisan bayi dari jarak sekitar 40 meter dari ayunan.

Awalnya mereka ketakutan karena mengira suara berasal dari atas pohon.
“Kami kira kuntilanak. Ketika semakin dekat ternyata benar suara bayi yang di letakkan tepat di bawah pohon mahoni dengan beralas kain panjang batik, di bungkus kerudung¬†warna ungu,” kata keduanya kepada petugas di Polsek Binjai Utara.

Kondisi bayi berjenis kelamin perempuan itu dalam keadaan sehat. Tanpak pula tali pusar dijepit alat kebidanan. Diperkirakan bayi tersebut dilahirkan sudah tiga hari.
Selanjutnya bayi tersebut dibawa kedalam pesantren dan diteruskan ke Polsek Binjai Utara.

Kini bayi malang itu sudah diserahkan ke dinas Sosial. Sementara itu polisi masih memburu pelaku. (sopian)

Loading...