Barumun jungkir balik di Tol Kualanamu-Tebing, 1 tewas 10 luka

66

TELUKMENGKUDU-M24 | Amdani Harahap (45) tewas di tempat setelah bus yang dikendarainya jungkir balik di Tol (jalan bebas hambatan) Kualanamu-Tebingtinggi, Selasa (29/5) dinihari. Sedangkan 10 penumpangnya terluka.

Kecelakaan tunggal melibatkan angkutan umum antar provinsi terjadi di jalan Tol Kualanamu-Tebingtinggi, Selasa (29/5), sekitar pukul 05:40 WIB. Satu korban meninggal dunia di lokasi. Sedangkan 10 penumpangnya mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun di lokasi, bus Bus Barumun BB 7026 KA yang disopiri Amdani Harahap (45) dengan muatan puluhan penumpang datang dari Medan. Setiba di loket bus yang berada di Tebingtinggi, Amdani Harahap berganti posisi dengan sopir dua (identitasnya belum diketahui). Amdani pun beristirahat di bagian belakang bus jurusan Medan-Riau tersebut.

Bus kemudian melanjutkan perjalanannya dan masuk pintu Tol Lubukpakam. Setiba di KM 64 Desa Tanahraja, Kec Telukmengkudu, Kab Sergai, terdengar suara dentuman yang cukup keras. Kuat dugaan, suara tersebut berasal dari as roda yang patah. Akibatnya bus oleng ke kiri dan menembus pembatas jalan tol. Bus lalu terguling beberapa kali sebelum mendarat di dasar julang sedalam 40 meter dengan kondisi remuk.

Puluhan penumpang yang berada di dalam bus saling berhimpitan. Amdani Harahap (45), warga Aek Loncat, Lubukbarumun, Padang Lawas (Palas) yang tadinya tidur di bagian belakang bus, tewas di lokasi. Sedangkan 10 penumpangnya mengalami luka ringan.

Adapun korban luka adalah Rumadi Wijaya (43), warga Huta Rajatinggi, Desa Kerasan, Palas mengalami patah lengan, Erwinsyah Muda Harahap (42), warga Langga payung, Desa Langga Payung Sungai, Labusel, Yeni Oktamaya Sari Nasution (33), warga Parapat Sosa, Palas, Putra Asnandar (36), warga Medan Labuhan, Purida Simamora(50), warga Tambusai Barat, Rokan Hulu, Bone Fasia Purba (45), warga Link Murai Dalu, Desa Tambusai Tengah, Rokan Hulu, Mohammad Syahrin Hasibuan (60), warga Dusun Pasar Ujungbatu, Palas, Torkis Matua Nasution (31), warga Jln Gaharu VI Gg Ketilang, Harjosari, Medan, Iqbal Syafaat (28), warga Medan, Herlin Harahap (43), warga Palas.

Petugas Satlantas Polres Sergai yang mendapat informasi langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Dibantu pihak Jasa Marga, korban tewas dan terluka langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Trianda, Pasar Bengkel. Sedangkan sopir bus melarikan diri.

Ditemui di RS Trianda, salah seorang korban luka, Rumadi Wijaya hanya mengucap syukur dapat selamat dari peristiwa tersebut. “Sudah gak tahu lagilah berapa kali busnya terguling. Cuma terakhirnya posisinya tetap ban di bawah, penumpang di dalam saling terhimpit dan menjerit histeris,” ucapnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Slamet Manalu yang dikomfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menangani peristiwa lakalantas tersebut.

“Peristiwa ini sudah kita tangani. Satu tewas, 10 terluka setelah bus terguling. Dugaan kuat akibat as roda patah,namun untuk selanjutnya masih dalam penanganan Satlantas Polres Sergai,” jelas Slamet Manalu.

Selain itu pihaknya mengimbau kepada pengendara agar berhati-hati. Hal itu mengingat tingkat lakalantas yang meningkat dalam sepekan belakang. (darmawan)

Loading...