Bayi Cyclopia di Madina Akhirnya Meninggal Dunia

9

Medan-m24 | Bayi pengidap Cyclopia (Mata Satu) di Mandiling Natal (Madina) akhirnya meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, Syarifuddin Nasution mengatakan, sejak dilahirkan di RSUD Penyabungan, kondisi kesehatan bayi bermata satu (cyclopia) terus menurun. Bahkan tujuh jam berselang kondisinya memburuk.

“Pihak RSUD Penyabungan sudah melakukan upaya maksimal untuk menolong bayi tersebut dengan oksigen lewat mulut dan hidung. Namun denyut jantungnya sangat lemah, di bawah 100 beats permenit (Bpm) yang merupakan angka normal,” jelas Syarifuddin.

Akhirnya, oleh tim medis, bayi cyclopia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (13/9) sekitar pukul 22:45 WIB. “Perihal sebab kematian belum diketahui karena membutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap keadaan bayi,” tuturnya.

Kelahiran bayi cylopia ini sendiri sempat membuat heboh jagad maya. Pasalnya bayi ini lahir dengan dengan kelainan langka. Selain tak memiliki hidung, makhluk tak berdosa ini hanya memiliki satu mata yang terletak di tengah-tengah garis hidung, atau di antara kedua mata manusia normal.

“Jadi ini kan memang kejadian langka, baru yang ketujuh di dunia. Terakhir terjadi di Mesir. Jadi kalau menurut dokter tadi, kemungkinan besar hanya bertahan (usianya) satu sampai tiga hari,” ungkapnya. (dra)

Loading...