Berebut mobil, suami aniaya istri

PANCURBATU-M24 | Abdul Rahman Sitepu (38) warga Jln Gunung Lauser, Kel Tanah Merah, Kota Madya Binjai bersama seorang temannya diamankan petugas Polsek Pancurbatu, Selasa (3/7) siang. Gegaranya, dia melakukan penganiayaan terhadap istri dan kerabatnya.

Motif penganiayaan tersebut diduga karena persoalan mobil atas nama Abdul Rahman Sitepu yang dikuasai oleh isterinya bernama Rosmita beru Sembiring (32) warga Jln Gunung Lauser, Kel Tanah Merah, Kota Madya Binjai.

Data yang diterima dari kepolisian, Rabu (4/7) sore, peristiwa itu terjadi, Selasa, (3/7) sekira pukul 00.30 WIB di Jln Jamin Ginting, Desa Tiang Layar, Kec Pancurbatu, Kab Deliserdang.

Loading...

Awalnya, Senin (2/7) sekira pukul 20.00 WIB, Rosmita Br Sembiring (pelapor) pergi bersama sepupunya bernama Romi Sembiring mengantar sewa Grab ke Lau Sidebuk-Debuk, Tanah Karo. Setelah sewa diantar kemudian mereka kembali ke Medan.

Ketika melintas di Desa Rumah Pil-pil, Kec Sibolangit, mobil mereka dihentikan Abdul Rahman Sitepu bersama Wahyu Rio Hermawan (23) warga Jln Sisingamangaraja, Kab Labura. Mereka lalu melanjutkan perjalanan pulang, dimana Romi Ginting masih berada di posisi sopir. Ros dan Abdul duduk di jok belakang, sedangkan Wahyu duduk di sebelah Romi.

Saat melintas di kawasan Sembahe, Ros terlibat cekcok mulut dengan Abdul. Tiba-tiba sang suami mengarahkan sebilah pisau ke arah Romi. Melihat hal tersebut, Ros langsung menangkap tangan suaminya hingga jari tangannya terluka terkena goresan pisau.

Ros lalu meminta Romi berhenti. Saat itu Romi sempat menegur Abdul. “Kok main-main pisau kam”. Setelah sedikit mereda, posisi duduk pun berubah. Namun, kali ini yang menyetir mobil Wahyu. Romi duduk di belakang, sedangkan Abdul duduk di samping sopir.

Mobil kembali berhenti, Romi dan Abdul turun. Entah apa yang dibicarakan, lalu keduanya masuk kembali ke mobil. Saat Romi hendak masuk, tiba-tiba Wahyu menekan pedal gas. Romi hampir terjatuh, dia lalu dengan sigap memegang tubuh Abdul Rahman Sitepu. Dalam posisi tergantung, Abdul Rahman dan Wahyu memukuli Romi.

Melihat sepupunya dipukuli, Ros lalu mencekik leher Wahyu agar menghentikan laju kemudinya. Setibanya di Tiang Layar mobil oleng ke kiri dan masuk ke parit dan setelah masuk parit Romi lari meminta pertolongan. Abdul dan Wahyu mengejar Romi.

Beruntung, petugas Polsek Pancurbatu yang sedang mobile melihat kerumunan warga berhenti. Mendengar pernyataan dari warga, petugas langsung menangkap kedua pelaku. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku diamankan ke Mako bersama barang bukti, menyusul korban buat laporan.

Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir Chan SH MH melalui Kanit Reskrim, Iptu Pol Suhaily Hasibuan ketika dikonfirmasi mengatakan, kedua pelaku diamankan terkait kasus penganiayaan. “Dalam kaitan itu, kita amankan 1 unit mobil merk Datsun warna putih No. Polisi BK 1771 RI, 1 bilah pisau stainles sepanjang 60 Cm,” ujar Suhaily. (ali)

Loading...