Bripka Daniel Bukit tewas di parit sedalam 1,5 meter

62

SIDIKALANG-M24 |Berencana menemui temannya yang piket di Pos Pam Ops Ketupat Toba 2018 di Lae Pondom Tanjung Beringin, Kec Sumbul, Dairi, Bripka Daniel Bukit (33) justru ditemukan tewas di parit sedalam 1,5 meter. Tak hanya itu di samping personel Polsek Sumbul Polres Dairi ini, didapati pula kendaraan dinas yang dipakainya.

Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Huma, Ipda Hardi Sianipar saat dikonfirmasi menyebutkan, peristiwa itu terjadi di jalan lintas Sidikalang-Medan, Dusun I, Desa Tanjung Beringin, Kec Sumbul, Kab Dairi, Senin (18/6) sekira pukul 07.48 WIB.

“Sekitar pukul 22.00 WIB korban masih menghubunggi rekannya melalui handphone untuk diajak menuju Pos PAM di Lae Pondom,” bebernya.

Tewasnya Bripka Daniel diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat kepada petugas Polsek Sumbul. Di samping korban terdapat kreta dinas.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Sumbul AKP G Sirait dan Kanit Resum Iptu R. Manalu beserta langsung menuju TKP. Sesampainya di TKP, Bripka Daniel didapati sudah tergeletak kaku di samping kreta di dalam parit.
“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sumbul untuk dilakukan visum,” terang Hardi.

Usai divisum jenazah korban disemayamkan di asrama Polisi Polsek Sumbul. Selanjutnya dibawa ke rumah orang tuanya di Tiga Panah, Kab Karo untuk dikebumikan.

Menurut Hardi, sebelum kejadian korban rencananya akan menemui temannya yang lagi piket Pos Pam Ops Ketupat Toba 2018 di Lae Pondom Tanjungberingin. “Korban merupakan orang yang baik, tidak pernah mengeluh dalam menjalankan tugas dan orangnya periang,” bilangnya.

Sambung Hardi, korban meninggalkan seorang istri yakni Ratna Sari Dewi Boru Ginting dan tiga orang anak yang masih kecil-kecil. (fajar)

Loading...