Bus Paradep kontra Mitsubishi, Sopir dan balita tewas

15

TEBINGTINGGI–M24 |Bus milik PT Pelita Paradep adu kuat dengan mobil Mitsubishi Kuda di depan Hotel Safari, Jln Gatot Subroto, Kel Lubuk Baru, Kec Padang Hulu, Tebing Tinggi, Jumat (29/6) sekitar pukul 02.30 WIB. Sopir dan seorang bayi bawah lima tahun (Balita) tewas akibat kecelakaan ini.

Kecelakaan ini melibatkan bus PT Pelita Paradep bernopol BK 7041 UW dengan minibus Mitsubhisi Kuda BK 1287 MN.

Korban tewas yakni sopir bus Pelita Paradep Antoni Hutabarat (58) warga Jln SM Raja, Kel Bane, Pematang Siantar dan penumpang bus Cut Alaika Sakbani (3). Keduanya tewas di tempat. Tiga orang penumpang lainnya menderita luka-luka. Ketiga korban yang dirawat di RS Bhayangkara adalah Astriani (35), ibu Cut Alaika Sakbani. Dia mengalami luka lecet di dagu dan bengkak pada mata kaki kanan.

Selanjutnya Muklis (40) mengalami luka gores pada tangan kanannya dan Abdul Rahmansyah (18) warga Jln Perak, Kel Baru, Kec Siantar Utara, Siantar, mengalami luka koyak serta lecet di tangan dan jari kanannya.

Sementara pengemudi mobil Mitsubishi Kuda yakni Sahat Parulian Lumbangaol (50) warga Dusun II Batuktak, Desa Lau Baru, Kec STM Hilir, Deliserdang, beserta lima orang penumpangnya hanya hanya mengalami luka ringan.

Kelima penumpang Mitsubishi Kuda yang mengalami luka dirawat di RS Chevani Tebingtinggi. Mereka adalah Ida Royani (43) warga Dusun VIII, Desa Bangun Rejo, Kec Tanjungmorawa, Deliserdang mengalami luka lecet di kening, pipi dan tangan.

Kemudian empat orang warga Dusun II Batuktak, Desa Lau Baru, Kec STM Hilir, Kab Deli Serdang. Mereka masing-masing Endang Fransiska (33), mengalami luka lecet dan memar di kepala serta lengan, Melvin Putra (11) mengalami luka lecet di dahi, dan memar di kepala. Kemudian Edi Pramono (27) mengalami luka memar di sudut bibir kanan dan Desi Indi Elisa (9) mengalami luka robek dari mulai pipi hingga ke mulut, dan pendarahan dari hidung.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan Iskandar melalui Kanit Laka Lantas Ipda M. Samosir menjelaskan, menurut saksi mata dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), bus datang dari arah Pematang Siantar menuju Tebing Tinggi. Bus datang dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas di lokasi kejadian, kuat dugaan supir mengantuk. Bus terlihat oleng dan ke luar jalur. Seketika bus menabrak bagian depan sebelah kanan mobil yang datang dari arah berlawanan. Kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan akibat tabrakan tersebut.

“Kedua kendaraan yang mengalami kecelakaan kini sudah diamankan di unit Laka Lantas. Sementara korban tewas dan korban luka-luka telah dibawa dan mendapatkan penanganan media,” terang M Samosir. (agus)

Loading...