Demo ke KPU Tapteng, ribuan Linmas tuntut uang transport

13

TAPTENG-M24 |Ribuan warga se Kabupaten Tapteng yang tergabung dalam Linmas dari 215 desa/kelurahan, menuntut uang transport mereka segera dibayarkan KPU Tapteng.

Tak hanya menuntut uang transport, warga yang demo ke KPU Tapteng, Senin (25/6) itu, juga mengancam akan mogok menjadi Linmas dan tidak akan memilih. Karena mereka menganggap sudah dibodoh-bodohi.

“Kami datang dari desa yang jauh pak, saya sendiri dari Sitardas. Biasanya kalau disuruh apel, selalu dikasi uang transport kami. Kenapa sekarang tidak ada lagi, kalau kami tau gak ada uang transport, mana mungkin kami datang, ongkos kami aja datang udah berapa pak,” ungkap Munir.

Para pendemo tersebut mengaku, mereka disuruh kepala desa dan ketua PPS, untuk menghadiri apel di GOR Pandan. Dan setelah apel selesai, mereka disuruh pulang, tanpa memberi uang transport.

“Anehkan, sebelumnya selalu diberi uang transport, termasuk Pemilihan Bupati kemarin. Kami adalah Linmas yang dulu direkrut, secara otomatis kami diangkat menjadi Linmas di Pilgubsu ini,” jelas Munir, seraya menyebutkan, mereka yang diangkat sebanyak 8 orang setiap desa/kelurahan.

Saat berada di kantor KPU Tapteng, para Linmas bersorak bersama-sama untuk menyatakan mogok saat Pilgubsu berlangsung nanti. Bahkan mereka juga mengancam tidak akan memilih, karena merasa telah dibohongi pihak KPU Tapteng.

Sementara, Ketua KPU Tapteng, Halomoan FL Tobing, mengaku tidak pernah mengundang Linmas untuk datang ke Pandan dan melaksanakan apel.

“Siapa yang mengundang kalian. Kalau kepala desa silahkan jumpai. Kami tidak pernah mengundang kalian, jadi ngapain kalian nuntut kesini. Siapa yang menyuruh, itulah kalian jumpai,” jelasnya singkat. (rommy)

Loading...