Dibawa Babinsa ke Puskesmas, Perempuan Asal NTT Ngaku Disiksa Majikan

MEDAN-M24 | Tubuh perempuan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tiba-tiba ambruk sesaat membeli makan di satu warung di Desa Dorin Tonggal, Pancurbatu. Babinsa Koramil 14/PB lalu membawanya ke Puskesmas Pancurbatu. Di tengah proses perawatan medis, dia mengaku jadi korban penganiayaan bos tempatnya bekerja.

Perempuan itu diketahui bernama Adelina Ebabu, (30) asal Desa Gepak Kumahu
, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia dibawa Babinsa Koramil 14/PB Serda Antonius Saragih ke Puskesmas, Kamis (9/8). Info diperoleh dari keterangan tertulis Kodim 0201/BS, Jumat (10/8). Di tubuh Adelina terdapat bekas penganianyaan.

Mulanya dia terlihat berjalan sendirian dan berhenti di warung tersebut untuk membeli makan. Setelah makan dibeli, tubuhnya yang lemah tiba-tiba terjatuh. Masyarakat yang melihat itu melaporkan kepada ke Sekretaris Desa Dorin Tonggal dan Babinsa Desa Dorin Tonggal Koramil 14/PB. Korban dibawa Sekdes ke rumahnya untuk diberikan tindakan pertolongan sementara.

Loading...

Setelah siuman, Adelina bercerita melarikan diri dari rumah bos tempatnya bekerja. Itu dilakukannya karena tidak tahan mendapat siksaan dari majikannya. Karena kondisi masih lemah, Adelina tidak dapat mengingat nama dan alamat majikan tempatnya bekerja. Selepas itu, Sekdes, Babinsa dan Babinkamtibmas Polsek Pancur Batu, membawa Adelina ke Puskesmas Pancurbatu.

Menanggapi ini, Dandim 0201/BS Letkol Inf Yuda Rismansyah mengapresiasi tindakan Serda Antonius Saragih yang dengan sigap membawa korban ke puskesmas dan meneruskannya ke kepolisian. Dikatakannya, ciri dari seorang Babinsa yang berhasil adalah masyarakat percaya terhadap Babinsa tersebut. Sehingga apabila terdapat suatu permasalahan sekecil apapun di wilayah desa binaannya, maka masyarakat tidak segan dan sungkan untuk memberi tahu Babinsa tersebut. “Ini telah dibuktikan oleh Serda Antonius Saragih. Dia mencerminkan Babinsa yang dicintai oleh warganya,” tandasnya. (bar)

Loading...