Ditempel pisau, Mahasiswa dirampok di jalan Wahidin

MEDAN AREA – M24 | Ferry Ramadhan (18) warga Jln Asia, Kec Medan Area hanya bisa pasrah. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dirampok dua pria bersenjata tajam di Jln Wahidin Medan. Alhasil, satu unit HP, dompet berisi uang Rp 650 ribu dan dokumen pribadi digasa perampok dengan modus tabrak keluarganya.

Informasi diperoleh, Selasa (10/7) menyebutkan, peristiwa perampokan terjadi disaat Ferry keluar dari rumah berniat membeli makanan. Saat melintas di Jln Wahidin Medan, dua pria mengendarai kreta menghampirinya sembari menuduh Ferry telah menabrak adiknya sehingga mendapat perawatan di rumah sakit. Mendengar itu, lantas Ferry membantah tudingan kedua pelaku.

Kedua pelaku kemudian membawa Ferry ke RS Pirngadi untuk melihat adik dari pelaku yang tengah menjalani perawatan. Tak jauh dari RS Pirngadi, pelaku menurunkan Ferry dan langsung menodongkan pisau ke arah perut sembari menggeledah seluruh isi saku celananya. Tanpa perlawanan, Ferry hanya bisa pasrah memberikan seluruh harta miliknya. Selanjutnya pelaku kabur dan meninggalkan Ferry di lokasi.

Loading...

“Tadi aku keluar mau beli makanan. Gak lama dua pria menunggangi kreta berhenti didepanku. Mereka langsung menuduhku menabrak adiknya. Dan kini adiknya masuk rumah sakit,” ujarnya saat ditemui M24 di kediamannya.

Ferry menjelaskan, pelaku mengendarai kreta Yamaha RX King hitam tanpa plat nomor polisi, mengenakan masker dan jaket hitam.

“Aku tidak terlalu jelas lihat wajahnya, bang. Yang jelas mereka pakai masker, pakai helm dan jaket hitam. Pelaku kabur ke arah Jalan HM Yamin. Kreta King warna hitam yang ditunggangi pelaku tanpa plat. rencananya aku mau lapor ke polisi nanti,” ungkapnya. (wandi)

Loading...