Ditemukan tanpa pakaian dalam, diduga alami kekerasan seks

Zia-Kevin-Gunungtua | Janda berbodi montok ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya, Perumahan Sitopayan, Desa Sitopayan, Kec Portibi, Kab Padang Lawas Utara (Paluta), Rabu (9/5). Kuat dugaan, pembunuhan dan kekerasan seksual melatari kematian perempuan bernama Supianti Harahap ini.

Kematian janda yang tinggal sendirian di rumah kontrakan itu sontak menggegerkan warga setempat. Saat ditemukan, perempuan 37 tahun ini dalam kondisi telungkup di tempat tidur, tanpa menggunakan celana dalam. Di kepalanya terdapat luka yang mengeluarkan banyak darah.

Selain menodai kasur tempat tidur, bercak-bercak darah yang diduga muncrat dari luka di kepala korban juga terlihat di lantai dan dinding kamar. Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKP Ismawansah mengatakan kondisi korban diketahui setelah Syahdan Harahap dan Uluan Nauli Harahap mendatangi kediaman korban.

Loading...

“Kedua saksi tersebut mencari korban dan mereka mendatangi rumahnya,” ujar AKP Ismawansah ketika dihubungi M24 melalui telepon selulernya, Kamis (10/5).

Ketika tiba, lanjut dia, kedua saksi tersebut mendapati rumah kontrakan kerabatnya dalam keadaan terkunci. Mereka semula mencoba membobol pintu rumah, namun tidak berhasil.

Selanjutnya, kedua saksi mendatangi pemilik kontrakan untuk meminta kunci serap. “Setelah kunci serap didapat, mereka langsung membuka rumah kontrakan itu. Dan, mereka pun menemukan korban sudah tidak menyawa dengan kondisi bersimbah darah,” terangnya.

Ismawansah mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Ini pembunuhan. Tapi, kami belum bisa menduga-duga tentang motif pembunuhan itu karena masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat agar bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk bisa segera mengungkap siapa pelaku pembunuhan itu. Tanpa kerjasama yang baik dari masyarakat, menurutnya pihak kepolisian bisa menemukan jalan buntu.

Sementara itu warga Perumahan Sitopayan menduga janda berkulit putih itu terlebih dulu mengalami tindak kekerasan seksual, sebelum dibunuh. Dan, pelakunya adalah orang dekat korban.

Dugaan warga itu dihubungkan dengan kondisi korban yang saat ditemukan tanpa mengenakan pakaian dalam. Kemudian, pintu maupun jendela rumah tidak ada yang rusak, menandakan keberadaan pelaku di dalam rumah memang atas seizin korban.

Di sisi lain, Syahdan Harahap kepada pihak kepolisian mengaku terakhir kali bertemu korban pada Senin, (7/5). Menurut dia, saat itu korban tidak ada bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya.

”Syahdan ini saudara kandung korban, mereka bertemu pada Senin pukul 23.30 WIB,” tandas Kasat.

Loading...