DPRD Batubara ‘Berang’, PT.Socfindo Larang Lembu Lewati Jalan Lintas Desa

72

HARI-BATUBARA|DPRD Kab.Batubara kumpulkan warga dalam musyawarah bersama dengan pihak PT.Socfindo, Jumat (21/4) di Aula DPR, dalam pembahasan banyaknya hewan ternak warga sekitar (lembu) yang dilarang mengembala (angon) dan banyaknya jalan lintas desa maupun alternatif yang diputus oleh pihak perusahan tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Batubara yang membidangi masalah perkebunan dan peternakan, Fahmi SH, dalam penyampaiannya menjelaskan, bahwa pihak Pemerintah maupun Pemerintahan sangat berharap penuh agar pihak Socfindo dapat mentolelir ataupun mengijinkan bagi para warga yang dapat mengembala sapinya itu di Perkebunan Socfindo.

“Ini bukan lagi warga yang bermohon pak Manajer !! Tapi kami (DPRD) Batubara secara khusus bermohon kepada pak Manajer, agar bolehlah atau mengijinkan bagi warga kami yang akan mengangon lembunya dikebun yang perusahaannya bapak pimpin,” ucap Fami seraya bermohon kepada Manajer Socfindo.

Pihak perkebunan yang sempat ragu untuk mengijinkan permohonan DPRD Batubara tersebut agar para warga diijinkan mengembala sapinya itu, akhirnya dengan hati yang berat, Manajer PT.Socfindo, Frans Tambunan, mengijinkan bagi warga untuk dapat mengembala sapinya sembari menunggu point-point perjanjian yang bakal disepakati bersama dalam ketertiban memeliha maupun mengembala sapi, yang menurut perkebunan Socfindo bahwa sapi itu dapat menurunkan tingkat produksi bagi perusahaan.

“Untuk saat ini saya ijinkan, tapi saya harap, bagi para warga agar tidak menambah lagi jumlah lembu titipannya (lembu parohan) sembari menunggu siapnya perjanjian yang akan kita sepakati bersama,” imbuh Manajer Socfindo Batubara.

Diketahui dalam musyawarah bersama itu dihadiri oleh, Ketua Komisi B DPRD Batubara, Fahmi SH, Wakilnya M.Safi’i beserta anggota, Kadis Peternakan H.Hasriansyah Idris MM, Manajer PT.Socfindo Frans Tambunan, beserta Asisten, Kapolsek Limapuluh AKP Zulfikar SH.MH, Seluruh Kepala Desa yang berbatasan dengan pihak Socfindo dan para perwakilan dari berbagai kelompok peternak yang ada disekitaran pihak perkebunan, duduk bersama dalam membahas sulitnya mengembala sapi di perkebunan tersebut.

Loading...