Driver Gojek Terkapar di Jalan, Kepala Terbelah

72

SIANTAR-M24 | Seorang driver Gojek Online, Frengki Susanto Sidabutar (34), tewas mengenaskan. Pria lajang warga Jln Nanggar Suasa Ujung, Kel Bane, Kec Siantar Utara, ini terkapar berlumuran darah dengan kondisi kepala terbelah, Jumat (18/5) sekira jam 04:30 WIB.
Frengki tewas akibat ditabrak mobil yang belum diketahui jenisnya. Diduga mobil tancap gas usai menabrak korban. Jasad Frengki tergeletak tak bernyawa di tikungan beram jalan depan Toko Baja Perkasa Jln SM Raja, Kel Bane, Kec Siantar Utara. Tak jauh dari poisisinya, kreta Yamaha Jupiter warna hitam bernopol BK 3837 WAG tampak ringsek.

Sejumlah personel Unit Laka Satlantas Polres Siantar yang tiba di TKP, lalu mengevakuasi jasad Frengki Susanto ke instalasi jenazah dan forensik RSUD Djasamen Saragih Siantar. Sedangkan Yamaha Jupiter yang ringsek di bagian body dan shock kanan depan patah diamankan petugas. Pasca insiden tabrakan, ibu kandung korban, Boru Silalahi (56) bersama seorang cucu, Mikhael Hutapea (8), datang ke kamar jenazah RSUD Djasamen Saragih untuk melihat jasad sang anak.

Oppung dan cucu itu tak kuasa menahan air mata. Bahkan Boru Sialahi menangis histeris meratapi kepergian Frengki Susanto. “Tadi siang dia masih sempat singgah ke tempatku berjualan di Pasar Parluasan mengantar makanan. Habis itu, dia pergi lagi narik Gojek,” ucap Boru Silalahi sambil menangis tersedu-sedu.
Biasanya, lanjut sang ibu, Frengki sudah pulang ke rumah sebelum tengah malam. “Tapi nggak tau kenapa malam itu dia belum pulang juga. Kutelpon hapenya. Terus dia bilang segera pulang. Nggak lama aku beranjak tidur,” imbuh Boru Silalahi.

Namun sekira pukul 04:30, Boru Silalahi tersentak bangun karena HP nya berdering. “Aku ditelpon seorang pria mengaku polisi. Dibilangnya kalo si Frengki mengalami kecelakaan. Tapi aku masih kurang percaya dengan kabar itu. Malah aku sempat memaki-maki pria yang ngaku polisi itu karena curiga banyak modus penipuan kayak gitu,” bilang Boru Silalahi.

Tak lama pria mengaku polisi kembali menghubungi dan dengan tegas dia mengabarkan jika Frengki telah tewas akibat tabrakan. “Aku disuruh datang langsung ke instalasi jenazah RSUD Djasamen Saragih,” imbu Boru Sialahi sambil menghapus bulir-bulir air mata yang menetes di pipinya.

Sementara teman korban sesama driver Gojek bernama Putra menambahkan, sekira pukul 03:28, Frengki masih mengantarkan orderan Go Food ke arah Jln Pdt J Wismar Saragih. Namun tak lama mereka dapat kabar jika Frengki tewas tabrakan. “Sempat antar pesanan Go Food dia, itu kami lihat diaplikasi. Dia sama teman-teman biasa mangkal di warung Sederhana,” ucap Putra.

Terpisah Kasat Lantas AKP Hendro Wibowo SIP MM, melalui Kanit Laka Aiptu James Situmorang mengatakan, diduga kreta dinaiki Frengki menabrak bagian belakang mobil yang berada di depannya. Hal itu sesuai hasil olah TKP petugas ke lokasi. “Diduga sama-sama satu arah datang dari arah Parluasan dan kereta menabrak mobil berada di depannya. Kita masih menyelidiki jenis mobil yang kabur pasca kejadian,” kata James. (adi)

Loading...