Gak Sor Kreta Digeser, Agen Tanah Aniaya Tetangga

MARELAN-M24 | Gak soor kretanya digeser, Hari Banjir (35) mengamuk. Tetangganya Dedi Irawan (24) warga Jln Marelan Raya Pasar I Rel, Ling VII, Kel Tanah 600, Kec Medan Marelan yang menggeser kreta dianiayanya.

Peristiwa itu terjadi di Jln Baut Pasar I Rel, Kel Tanah 600, Kec Medan Marelan, Minggu (5/8) pukul 18.30 WIB. Ketika itu sedang ada tanah timbun masuk. Namun di jalan ada terparkir kreta milik pelaku yang menghalangi jalannya truk.
Dedi menggeser kreta itu. Heri yang mengetahui itu langsung memukuli rahang dan menendang Dedi.

Akibatnya, rahang Dedi bengkak. Dia kemudian dibawa ke Klinik Delima. Salah seorang warga yang namanya enggan ditulis mengatakan, Heri sehari-hari bekerja sebagai agen tanah timbun. “Dia tersinggung kretanya digeser,” bilang pria berumur 42 tahun tersebut.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar Pohan yang dikonfirmasi membenarkan korban telah membuat laporan pengaduan.
“Korban telah kita arahkan untuk melakukan visum. Korban telah membuat laporan pengaduan. Saat ini korban masih dirawat di klinik,” kata Pohan. (mag1)

Loading...
Loading...