Gegara Warisan, Adik Rusak Warung Kakak

MEDAN AREA – M24 | Dibopong anak dan menantu, Iva Siregar (59) tertatih-tatih mendatangi Polsek Medan Area, Kamis (30/8). Kedatangannya guna melaporkan adiknya Lokot (58) atas tuduhan pengrusak peralatan warung kopi seperti meja, kursi dan kompor gas.

Saat ditemui M24, korban menuturkan kalau pengrusakan peralatan warung kopi itu terungkap saat ia datang ke rumah orangtuanya di Jln AR Hakim depan Pajak Akik sekitar pukul 08.00 WIB. Dilihatnya kursi, meja, kompor gas serta steling berserakan.

“Kupikir barang-barang itu rusak akibat warung kopiku digusur Satpol PP. Ternyata pengrusakan itu terjadi diduga disebabkan adikku, Lokot. Aku benar-benar tidak menyangka sekejam itu ia padaku,” ujar korban diaminkan anak dan menantunya.

Loading...

Pengrusakan ini, menurut warga Jln Denai Gg Sedar, Medan Denai, karena diduga warisan. Sebab Lokot tidak senang jika korban berjualan depan rumah orangtuanya. Makanya dengan berbagai cara tetap dilakukan Lokot untuk mengusir kakaknya.

“Setiap hari si Lokot mengancamku. Aku terus diusirnya. Jika aku tidak pindah, barang-barang di warungku akan hancur. Padahal rumah yang ditempati si Lokot, rumah warisan dan ingin dikuasainya. Dan keluarga lain tidak boleh tinggal disana,” kata korban.

Pun begitu, korban keberatan dengan sikap adiknya itu. Apalagii korban sudah puluhan tahun berjualan air di rumah orangtuanya. “Sudah si Lokot yang merusak barang barangku. Aku pula yang dilaporkannya atas tuduhan pengrusakan pintu,” kesalnya.

Karena sama-sama melapor, korban disarankan petugas Sentra Pelayanan Kepolisan (SPK) Polsek Medan Area melapor ke Polrestabes Medan. “Adik ibu sudah melapor di Polsek. Biar perkaranya duduk, lebih baik ibu melapor ke Polrestabes,” sebut petugas. (wandi)

Loading...