Gempabumi goyang Sumut dipicu subduksi lempeng

37

MEDAN|Gempabumi tektonik menggoyang wilayah sebagian Sumatera Utara. Hasil analisis update BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pukul 08.24.32 WIB dengan kekuatan M5,4. Episenter terletak pada koordinat 2.67 LU dan 98.85 BT, tepatnya di darat pada jarak 8 kilometer arah Timur Laut Samosir pada kedalaman hiposenter 152 kilometer. Demikian dikatakan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Drs. MOCH. RIYADI, M.Si kepada wartawan Selasa (11/7/2017).

“Dampak gempabumi yang didasarkan kepada peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG menunjukkan bahwa wilayah berpotensi terdampak goyangan lemah antara lain di Pematang Siantar, Parapat, Medan, Sidikalang, dan Sibolga pada skala intensitas I SIG-BMKG atau II MMI,” paparnya.

Dia menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia dengan hiposenter 152 kilometer. Karena hiposenter berada di kedalaman 152 kilometer maka gempabumi ini disebut sebagai gempabumi menengah. Meskipun gempabumi berpusat di darat namun gempabumi ini tidak berpotensi merusak.

Hingga laporan ini disusun pukul 09.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. Kepada warga Sumatera Utara dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Loading...