Gondok sawahnya diacak-acak, Br Naga bunuh bebek tetangga

Irwan – Percut | Nurita Simanjuntak (39) menangis sejadi-jadinya. Bebek peliharaannya dibunuh tetangganya sendiri. Yang bikin dia makin sedih, bukannya permintaan maaf yang didapat, eh dianya malah dikeroyok.

Ceritanya, Sabtu (5/5) sekitar pukul 19.00 WIB, Nurita kedatangan Mak Janser Br Bakara untuk mengadukan perbuatan tetangga mereka, Nike Br Sinaga. Sama Mak Janser, Nurita diberitahu kalau 3 ekor bebek miliknya mati dipukul Nike.

Dengar laporan tersebut, Nurita pun panik. Warga Desa Suka Damai, Percut Sei Tuan ini lalu mendatangi Nike untuk mencari tau apa penyebab bebek miliknya dipukul sampai mati.

Loading...

Sebab dia tak lagi melihat 4 ekor bebeknya. “Soalnya ada 4 ekor bebek saya, sedangkan yang satu lagi tidak kelihatan, tiga sudah dipukulnya mati,” kata korban kepada M24 saat di Polsek Percut Sei Tuan, Senin siang (7/5).

Nurita lalu menghampiri Nike yang kebetulan sedang duduk di dekat jalan. Kemudian lalu menanyakan dengan intonasi yang datar soal bebek-bebek miliknya kenapa dipukul mati.

Sialnya bukan jawaban yang baik diterima, korban malah mendapat kata-kata kasar. “Tak suka aku sama kau,” kata pelaku saat itu.

Tak banyak cakap, pelaku lantas mencakar wajah sebelah kanan korban hingga terluka. “Saat itu ibu pelaku juga memegang aku, mereka mengeroyokku bang,” ungkapnya.

Ibu 4 anak itu juga mengatakan kalau pelaku sempat menantang korban untuk membuat laporan. Dia mengaku punya orang kuat yang bisa melindunginya. “Siapa bekingmu, tidak takut aku kau laporkan,” tantang pelaku.

Kesal dengan jawaban dan merasa tertantang dengan ucapan pelaku, korban lantas melaporkan hal itu ke Polsek Percut Sei Tuan. “Maka saya pikir perbuatan pelaku harus saya laporkan, biar tidak semena mana,” tuturnya.

Informasi yang didapat, Nike kesal lantaran bebek milik Nurita masuk ke sawahnya. Sakin kesalnya, sampai dia nekat membunuh dan menganiaya Nurita.

Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui persoalan itu. “Mungkin masih di SPKT, nanti saya cek,” katanya.

Loading...