Hantam Trotoar, Hairul Tewas di Simpang Neraka

28

TEBINGTINGGI-M24 | TM Hairul Islam dijemput ajal dalam usia muda, 19 tahun. Hairul tewas dalam kecelakaan tunggal yang terjadi Sabtu (4/8) sekira pukul 02:30 WIB.
Hairul yang berboncengan kreta (sepedamotor) Yamaha N-Max tanpa plat nopol terjungkal hingga menghantam trotoar di Jln A Yani tak jauh dari kawasan yang dikenal Simpang Neraka.

Informasi dihimpun, Hairul warga Jln Gunung Arjuna, Lingk IV, Kel Mekar Sentosa, Kec Rambutan, Kota Tebingtinggi berboncengan dengan temannya Dika Peayoga (18) yang juga masih berstatus pelajar warga Jln Kom Yos Sudarso Lingk I, Kel Lalang, Kec Rambutan.

Kedua pemuda ini dari arah Simpang Sibulan hendak menuju perempatan Simpang Neraka Tebingtinggi dengan kecepatan tinggi. Setibanya di TKP, saat melintasi jalan menikung ke kanan, Hairul hilang kendali. Nahas, kreta korban menabrak trotoar yang berada di kiri badan jalan. Kedua korban terpental. Wajah Hairul membentur beton beram jalan hingga tewas di tempat. Sedangkan Dika Prayoga hanya mengalami luka lecet saja.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, melalui Kanit Laka Iptu M Samosir kepada kru M24 membenarkan peristiwa laka tunggal yang mengakibatkan seorang pelajar tewas di tempat. “Si pengendara tewas, sedangkan yang dibonceng luka ringan. Korban menabrak trotoar di Jln A Yani, tepatnya di depan Bank Mega Kota Tebingtinggi,” terang Samosir. (agus)

Loading...