Hendak manen sawit, Hasibuan ditemukan jadi mayat

22

MEDAN-M24 |Pangihutan Hasibuan alias Kancil (17), warga Desa Parmainan, Kec Hutaraja Tinggi (Huragi), Kab Padang Lawas ditemukan sudah tak bernyawa, Senin (4/6/2018) sekitar pukul 03:00 WIB.

Informasi dihimpun, korban pamit dari rumah untuk memanen buah sawit yang terletak di seberang Sungai Sosa, Kamis (31/5). Disebut-sebut, korban pergi bersama Haposan Hasibuan, Tajul Lubis dan Ibrahim Lubis yang masih keluarga.

“Tapi, dua orang kawan adik saya itu membatalkan niat mereka memanen sawit, karena air Sungai Sosa meluap. Adik saya bersama-sama kedua temannya kembali ke rumah, tidak jadi memanen,” lanjutnya.

Namun, lanjut Ibrahim, sekitar pukul 15:00 WIB, korban pergi seorang diri. Diduga ia nekat menyeberangi arus Sungai Sosa yang meluap, untuk memanen sawit miliknya.

“Sejak saat itu, adik kami tidak kembali ke rumah. Kemudian kami dari pihak keluarga dan sekitar 500-an warga di sini terus mencari adik kami selama lima hari. Senin (4/6) sekitar pukul 03:00 WIB, kami temukan adik kami sudah menjadi mayat. Tersangkut di batang kelapa sawit dan ranting kayu, di pinggir Sungai Sosa yang airnya mulai surut,” terangnya.

Setelah melapor ke aparat berwenang, keluarga selanjutnya memakamkan jenazah korban hanyut di TPU Desa Parmainan.

Kapolsek Sosa, AKP Huayan Harahap yang dikomfirmasi membenarkan penemuan mayat korban hanyut tersebut. Setelah diteliti berdasarkan ciri, perawakan dan pakaian berupa celana yang masih tersisa di tubuh, dapat dipastikan bahwa mayat tersebut adalah warga Desa Huragi yang hanyut di sungai.

Personel beserta dokter dan dua petugas kesehatan dari Puskesmas Huragi turun ke lokasi. “Setelah dilakukan visum ET revertum, tidak ditemukan tanda-tanda atau bekas kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya. (edi)

Loading...