Istri Temukan Suami Tewas Tergantung di Pohon Coklat

13

SIMALUNGUN-M24 | Rasa khawatir Tuginem (61) muncul setelah hampir 2 jam lebih suaminya Ngadimin (64) yang pamit untuk jalan pagi, tak kunjung tiba di rumah. Dia mengecek ke sekitar rumah. Tuginem menjerit ketika mendapati suaminya tewas tergantung di pohon coklat di halaman rumahnya, Sabtu (28/7).

Sontak warga di Ling 6 Kulon, Kel Bosar Maligas, Kec Bosar Maligas, Kab Simalungun, tempat Ngadimin tinggal geger. Menurut Masni (56), kerabat korban, Ngadimin punya kebiasaan selalu jalan pagi dimulai pukul 05.00 WIB. Namun, hingga pukul 07.00 WIB, Ngadimin tak kunjung pulang. Tuginem resah dan mencari suaminya ke luar rumah.
Sekitar 30 meter dari rumahnya, Tuginem dikejutkan pemandangan tubuh suaminya tergantung di pohon coklat dengan seutas tali nilon.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Bosar Maligas AKP Rahidin Siregar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan cek TKP dan mengevakuasi tubuh korban.
Dari lokasi pihaknya mengamankan seutas tali tambang warna putih, kursi yang terbuat dari kayu dan papan, celana training warna hitam dan baju kaos oblong warna putih sebagai barang bukti.

Dari keterangan keluarga, katanya, korban hampir setahun ini mengalami stroke, darah tinggi dan sesak napas. “Kita sudah sarankan pihak keluarga untuk dilakukan visum luar terhadap jasad korban,” bilangnya. (john)

Loading...