Jasad bocah SD ditemukan mengapung di Sungai Kera

25

MEDAN-M24 |Hilang lantaran hanyut dalam saluran parit, Rizki (8) akhirnya ditemukan. Hanya saja, bocah kelas 2 SD ini didapati sudah tak bernyawa. Jasadnya terapung dengan kondisi telah membusuk.

Jenazah bocah yang beralamat di Jln AR Hakim, Gg Raya, Kel Tegal Sari I, Medan Area, ditemukan mengapung di Sungai Kera Desa Pematang Johar, Dusun I, Batang Buluh, Kec Labuhan Deli, Jumat (25/5/2018).

Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmi Girsang, Selasa (29/5/2018) menjelaskan, ketika ditemukan tubuh korban sudah membengkak dan mengeluarkan aromanya busuk.

Korban pertama kali ditemukan Emi warga setempat sekitar pukul 10.00 WIB. “Penemuan mayat tersebut dilaporkan ke kepala desa dan diteruskan pihak kepolisian. Namun, saat itu masyarakat di sana tidak ada yang mengenali korban,” bilang Jesmi Girsang.

Tim Inafis Polrestabes Medan lalu membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Medan, Jln Wahid Hasyim. Karena aliran sungai berasal dari parit busuk di seputaran Komplek Asia Mega Mas, Polsek Labuhan Deli berkoordinasi dengan Polsek Medan Area.

“Selanjutnya pihak kepolisian menghubungi keluarga korban. Ketika dicek di ruang jenazah, ternyata benar korban adalah anggota keluarga mereka. Selama tiga hari jasad korban berada di rumah sakit,” bilang Jesmi.

Karena kondisi korban tidak memungkinkan dibawa pulang, maka dlakukan fardu kifayah di RS Bhayangkara. Setelah dimandikan, dikafankan, dan disholatkan di ruang jenazah, jasad korban dimakamkan.

Ayah korban Amin (50) menjelaskan, anak pertamanya itu dimakamkan di pekuburan muslim Jln Halat, Medan Area, Senin (28/5) pukul 13.00 WIB. “Kami berterima kasih kepada warga dan kepolisian yang menemukan jasad Rizki,” kata Amin.

Sebelumnya, Rizki terseret arus ketika mandi hujan bersama teman-temannya. Ia ketika itu masuk ke parit yang dalamnya 70 cm dan lebar 30 cm. Seketika tubuh Rizki dihempas arus air membuat ia hanyut. (wandi)

Loading...