Jumat Keramat, Bom Paralon Meledak di Tengah Kota Poso

35

POSO|Ledakan bom paralon yang cukup keras terjadi di tengah kota Poso, Sulawesi Tengah, Jumat 31 Maret 2017 pukul 04.15 Wita.

Ledakan keras yang diduga bom itu terdengar hingga satu kilometer dari titik ledakan yang berada di sebuah tugu di Jalan Pulau Sumatera, tepatnya depan pasar lama sentral Poso, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota.

Dari laporan ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian bawah tugu. Namun demikian tidak ada korban luka dalam peristiwa itu.

Usai ledakan, aparat kepolisian dari satuan Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah dan Polres Poso tiba di lokasi dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Dari olah TKP sementara, tim inafis Polda Sulawesi Tengah dan Polres Poso mengamankan beberapa serpihan. Untuk kelancaran olah TKP, puluhan polisi bersenjata lengkap juga disiagakan di lokasi.

Salah seorang saksi mata bernama Ama Bia Himo mengatakan ledakan tersebut terjadi saat situasi di lokasi dalam keadaan sepi.

“Saat ledakan terjadi, seluruh pelanggan yang sedang makan berhamburan keluar dan mengamankan diri karena takut ada ledakan susulan,” katanya, yang berprofesi sebagai penjual makanan campuran.

Kapolda Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi, memastikan bom yang meledak tersebut merupakan bom paralo. “Iya, ledakan bersumber dari paralon yang diletakan di tengah kota,” kata Rudy.

Namun, Rudy memastikan bahwa ledakan itu berdampak trauma dan memberi rasa takut kepada masyarakat.

“Hanya meledak di tembok di tengah kota. Itu kan meneror masyarakat supaya takut, supaya bingung,” katanya.

Kendati demikian, kata Rudy, jajaran kepolisian akan menelusuri siapa orang yang melakukan peledakan bom paralon tersebut.[viva]

Loading...