Kabur setelah nyenggol anjing, tukang telur dikejar ratusan warga

NAMORAMBE-M24 | Asun (25), warga Titipapan, Kec Medan Marelan dan kernetnya, Dani (25), warga Stabat, Kab Langkat nyaris jadi bulan-bulanan warga Namorambe, Rabu (11/7) dinihari. Pasalnya, mobil yang mereka kendarai menyenggol anjing.

Ceritanya, Asun dan Dani baru menjual telur ke Berastagi, Kab Karo. Setelah telur habis terjual, keduanya melajukan mobil L-300 warna hitam BK 9304 EG pulang ke Desa Talunkenas, Kec STM Hilir, Kab Deliserdang. Setiba di Desa Kuala, Kec Sibolangit, sekitar pukul 01:30 WIB, mobil yang dikemudikan Asun menyenggol seekor anjing.

Mendengar suara anjing mengaing, warga meneriaki keduanya, maling. Puluhan warga juga mengejar mobil L-300 ke arah Namorambe dan masuk ke halaman Polsek Namorambe meminta perlindungan.

Loading...

“Saya hanya menyenggol anjing. Puluhan kreta langsung mengejar dan melempari mobil yang saya kemudikan dengan batu. Saya tancap gas menyelamatkan diri ke kantor polisi,” ucap Asun kepada petugas di Polsek.

Ternyata, saat melarikan diri, Asun menyenggol salah seorang warga yang sedang berkendara. Korban bernama M Ginting (27), warga Desa Tanjungslamat, Kec Namorambe.

“Anak saya itu hendak pulang dari Namorambe ke desanya. Pas di tikungan Desa Namopakam, Kec Namorambe, kretanya disenggol mobil L-300 itu. Anak saya harus dilarikan ke Rumah Sakit Delitua karena mengalami lecet di seluruh tubuh. Dari kening dan telinga juga mengeluarkan darah,” beber Beru Bukit (50), orangtua korban yang juga mendatangi Polsek Namorambe.

Kapolsek Namorambe, AKP Zainuddin Lubis yang dikomfirmasi mengaku belum mengetahui adanya peristiwa kecelakaan (laka) tersebut. “Kalau mengenai laka, kita belum mengetahuinya. Hanya saja pengendara L-300 menyenggol anjing dan diteriaki maling,” jelas Zainuddin Lubis. (mehuli)

Loading...