Ketua PDIP didesak beberkan partai pendukung teroris

28

MEDAN-M24 | Ketua PDIP Kota Medan Hasyim, SE didesak untuk membeberkan partai mana yang mendukung teroris. Ini menyusul postingannya di sebuah grup whatsapp yang kemudian meluas ke masyarakat.

Desakan ini dilontarkan oleh massa dari Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparansi dan Sejumlah Komunitas Masyarakat Medan ketika menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Medan, Kamis (24/5).

Kordinator lapangan, Sofyandi Lubis menyebut, postingan anggota DPRD Medan yang juga Ketua Fraksi PDIP ini terkesan menuduh ada partai pendukung gerakan teroris. Meski Hasyim telah mengakui konten itu hanya meneruskan ke grup setelah didapatnya dari facebook, tetapi tindakan tersebut dikategorikan menyebar hoaks dan diduga melanggar UU ITE.

“Apa yang dilakukan Hasyim, SE ini mirip dengan apa yang dilakukan oleh oknum dosen USU beberapa waktu lalu. Hanya saja, oknum dosen USU telah diproses hukum, sedangkan Hasyim, SE tidak demikian,” ujarnya kepada wartawan.

Atas dasar itulah, mereka meminta agar Hasyim mengklarifikasi dan mengungkap secara tegas dan jelas ke publik, partai mana yang dimaksudkan sebagai pendukung teroris tidak boleh dipilih.

“Jika dalam waktu 7×24 jam poin itu tidak dilakukan, maka dapat diduga bahwa Hasyim, SE telah menyebar hoaks tentang terorisme. Kuat dugaan telah melanggar UU ITE. Oleh karena itu, yang bersangkutan dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” bebernya.

Tak cuma itu, massa juga mendesak agar Ketua Umum DPP PDIP segera mencopot Hasyim dari jabatannya sebagai Ketua PDIP Medan dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, jika tidak dapat mempertanggungjawabkan isi sebaran tentang ‘Jangan pilih partai pendukung teroris’.

“Aksi ini akan dilanjutkan ke kantor DPP PDIP Jakarta dan Mabes Polri jika dalam waktu 7×24 jam Hasyim, SE tidak memenuhi tuntutan poin pertama,” tandasnya. (bar)

Loading...