Koplak! Dana Desa Rp.84 Juta Raib Digondol Pencuri Dibagasi Kreta

86
Kades Simodong dan Bendara memperagakan saat memparkirkan kreta kepada wartawan di rumahnya. (metro24.co/hari pramana)

HARI-BATUBARA|Sial bagi Kepala Desa Simodong, Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batubara. Dana Desa (DD) pencairan anggaran tahun 2017, berkisar 60% dan sebesar Rp.84 juta raib digondol pencuri ketika sepeda motornya (kereta) diparkirkan di Panglong CV.Utama Bangun, Sipare-Pare, Indrapura Batubara, dan uang tersebut ketika itu disimpan dalam bagasi kereta.

Dijelaskan Kades Simodong, Nelson Opusungguh, Sabtu (29/4), bahwa saat itu dirinya berboncengan naik kereta bersama Bendahara Desa yaitu Novia Fransiska sedang melakukan pencairan Dana Desa di Bank Sumut Indrapura sebesar Rp.84 juta dan langsung disimpannya didalam bagasi kereta milik sang Bendahara. Selesai dari Bank Sumut, keduanya langsung menuju Panglong CV.Utama Bangun dan memparkirkan kereta tersebut tepat didepan panglong yang memiliki CC TV.

Tak lama berselang, kedua korban yang tidak tau kalau telah diikuti oleh pencuri bersepeda motor selepas dari Bank itu, dengan sangat lihai pencuri tersebut dengan mudahnya membongkar bagasi kereta Honda Spacy BK 2329 VAL milik korban dan langsung menggondol uang Dana Desa yang seharusnya dibangunkan untuk Posyandu permanen dan 2 titik bangunan lening nantinya di Desa Simodong.

“Ya mau gimana lagi pak, kamipun tak tau kalau sampai begini. Uang itu seharusnya kami belanjakan untuk keperluan bahan-bahan bangunan nantinya”, ucap Kades yang sedikit trauma atas peristiwa yang dialaminya.

Kapolsek Indrapura AKP Kusnadi Sinuraya, kepada wartawan ini juga menjelaskan atas peristiwa pencurian yang dialami oleh Kades Simodong dan Bendaharanya yang saat ini masih diproses oleh pihaknya.

“Kami sudah cek TKP dan meminta CC TV di Panglong tersebut. Namun ketika kita besarkan (Jum/red) hasil rekamannya, ternyata pecah dan tidak jelas wajah sipelaku maupun sepeda motor yang dipakainya”, jelas Kapolsek Indrapura.

Kusnadi juga menuturkan, bahwa pihaknya bersama tim akan terus berupaya dan melakukan trik-trik khusus agar sang pelakupun dapat tertangkap, sehingga Dana Desa yang seharusnya dapat diberdayakan bagi masyarakat setempat itupun dapat kembali”, imbuh Kusnadi yang sedikit berharap.

Loading...