Massa pendemo teriakan cabut HGU PT Lonsum

58

Budiman-Medan |Puluhan orang berbendera Forum Masyarakat Peduli Keadilan Sumatera Utara berunjukrasa ke gedung DPRDSU Jl Imam Bonjol Medan, Selasa (19/9). Dalam aksinya, massa menyerukan pencabutan izin HGU perusahaan perkebunan PT London Sumatera (Lonsum).

Dalam orasinya, salah satu perwakilan massa, F Kurniawan menuding PT Lonsum telah menutup akses Jalan Desa 4 Negeri Kec Limapuluh Kab Batubara. Akibatnya, kata Kurniawan, perekonomian masyarakat desa lumpuh dan terganggu.

“Cabut HGU PT Lonsum. DPRDSU kami minta membuat surat kepada Meneg Agraria Tata Ruang (ATR) dan BPN,” serunya, sembari memastikan, hak-hak masyarakat yang tertung dalam PP No 40/1996 telah diabaikan PT Lonsum.

Selain itu, dia juga menyampaikan permintaan pencabutan ISSO 14001 PT Lonsum karena dinilai tidak sesuai fakta profesional operasional perusahaan di lapangan. Kemudian mendesak Kapolres Batubara segera menangkap oknum keamanan PT Lonsum serta oknum polisi yang diduga arogan, menekan serta mengintimidasi warga setempat.

“Cabut izin HGU PT Lonsum. Perusahaan itu juga tidak mengindahkan undangan RDP DPRDSU pada 28 Agustus 2017,” teriaknya.

Sebelum mengakhiri orasi, Kurniawan mengancam akan menurunkan massa lebih besar lagi bila aspirasi yang disampaikan tidak disikapi dalam tempo 3×24 jam. Dia berharap, wakil rakyat yang duduk di DPRDSU bisa cepat mengambil sikap atas perilaku sewenang-wenang PT Lonsum menutup akses jalan.

Masih berdasarkan,  selang 10 menit berorasi, anggota DPRDSU Zahir menemui pengunjukrasa. Didampingi Kabag Inpro Benny Miraldy dan Kasubag Yanmas Rospita Pandiangan, Zahir mengapresiasi aksi demonstran. “Kita akan sampaikan kepada pimpinan Dewan dan Komisi terkait untuk menindaklanjuti,” katanya.

Loading...