Mau Dibawa ke Polres, Pelaku Cabul Lompat dari Mobil Tewas Dihantam Truk

11

SIDIKALANG-M24 | Di tengah perjalanan menuju Polres Dairi, pelaku cabul berinisial AS (58) tiba-tiba melompat dari mobil patroli milik Satlantas. Seketika dia disambut truk BB 8350 RF hingga kepalanya pecah.

AS yang merupakan warga Desa Pama, Kec Tanah Pinem, Kab Dairi, akan dibawa ke Polres Dairi, Senin (13/8). AS dititipkan ke mobil patroli Satlantas yang baru saja melakukan olah TKP akibat kecelakaan di Tanah Pinem. Dia rencananaya akan dibawa dan diperiksa di Unit PPA Sat Reskrim.

Sesampainya di Desa Bakal Sipoltong, Kec Siempat Nempu Hulu, AS yang tangannya terikat tali tiba-tiba melompat dari bak terbuka mobil. Saat melompat dari arah belakang melintas truk yang kemudian langsung menghantam tubuh AS.

Kapolsek Tanah Pinem, AKP M Silalahi, Selasa (14/8) menuturkan, mobil ketika itu berjalan pelan di karena kondisi menanjak. “Diduga ia hendak melarikan diri. Akibat kecelakaan itu AS tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah,” katanya.

Sedangkan aksi cabul AS terungkap setelah korban, Bunga (13) warga Desa Kuta Buluh, Kec Tanah Pinem, mengaku kepada orang tuanya telah bertemu dengan AS. Kemudian pencabulan dilakukan di salah satu rumah kosong, Minggu (12/8) sekitar pukul 20.00 WIB.
“Orang tua korban hendak mengadukan pelaku ke Polsek Tanah. Karena tidak ada Unit PPA, kami sarankan agar di bawa ke Polres Dairi,” terang Silalahi.

Ditambahkan Silalahi, Senin (13/8) warga menangkap AS dan mencoba menghakimi secara beramai-ramai. Kepada petugas, sambungnya, AS mengaku telah menyetubuhi Bunga sejak April 2018. (fajar)

Loading...