Minta Ubah Berkas BD Sabu, Cewek Ngaku Pengacara Ngamuk Di Polres Langkat

36

Langkat-M24 | Karena keinginannya untuk merubah berkas seorang tahanan narkoba tak dikabulkan, Poppy Safitry Artista (38) warga asal Kota Jakarta mengamuk sejadinya di kantor Polres Langkat, Minggu (2/9) sekira pukul 12.00 WIB.

Tak cuma mengamuk, perempuan yang mengaku seorang pengacara itu juga mengancam akan melapor ke Mabes Polri dan membuat kasus itu viral di media sosial (medsos).

Informasi dihimpun, kehebohan itu bermula saat Poppy masuk ke ruang Juper Sat Narkoba. Di situ dia meminta untuk dipertemukan dengan Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan. Namun petugas tak mengabulkannya.

Dengan suara lantang, Poppy menjelaskan jika dia merupakan pengacara dan telah diberi surat kuasa oleh tersangka bernama Suandi alias Ayong yang diamankan Sat Narkoba Polres Langkat pada 6 Juli 2018 lalu di kediamannya.

Poppy juga meminta agar berkas Suandi dirubah menjadi pengguna narkotika bukan seorang bandar narkotika.

Mendengar hal tersebut, petugas mencoba menjelaskan bahwa Suandi ditangkap setelah melakukan pengembangan terhadap Fadli dan Desi yang ditangkap sebelumnya.

Tak terima, Poppy langsung menggebrak meja Juper. Melihat Poppy yang semakin anarkis, petugas dengan sigap langsung mengamankannya dan menyeretnya ke luar Mapolres Langkat.

“Poppy itu datang katanya dari Jakarta Timur dan mengaku sebagai kuasa hukum dari Ayong. Dia meminta agar berkas Ayong sebagai bandar diganti dengan pengguna. Dia juga minta agar Ayong direhab. Namun ketika kami lihat dari surat kuasa dan KTP-nya ternyata dia bukan pengacara tetapi LSM. Di KTP pekerjaannya juga tertera adalah seorang ibu rumah tangga. Makanya langsung kami usir,” ujar AKP M Yunus ketika dikonfirmasi M24. (rudi)

Loading...