Mulut & Leher Dilakban, Jasad Dibuang ke Parit

Jasad korban di TKP

Dede Hermansyah penasaran dan mencari asal bau menyengat. Langkahnya terhenti di parit yang tertutup pelepah sawit. Pria 31 tahun ini pun terkejut melihat sesosok tubuh di dalamnya.

Secanggang-M24 | Warga Desa Karang Gading dan Desa Telaga Jernih, Kec Secanggang, Kab Langkat gempar dengan temuan mayat wanita di parit, Minggu (7/10) siang. Dalam sekejap, ratusan warga langsung memadati lokasi.

Informasi yang dihimpun metro24, mayat pertama sekali ditemukan Dede Hermansyah (31), warga Dusun N, Desa Telaga Jernih, Kec Secanggang, Kab Langkat. Saat itu, sekitar pukul 13:30 WIB, Dede hendak memanen sawit di pinggiran parit bambu kuning.

Loading...

Setelah mempersiapkan peralatannya, Dede mulai mendodos sawit yang sudah layak dipanen. Tiba-tiba hidungnya menyium batu tak sedap. Penasaran, ia menghentikan kegiatannya dan mencari asal usul bau tersebut.

Langkahnya terhenti di parit yang tertutup pelepah sawit. Karena airnya cukup dalam, Dede mengambil alat dodos kemudian mengangkat pelepah sawit yang ada di dalam parit.
“Aku penasaran, mencium bau busuk, terus aku mengangkat pelepah sawit itu. Begitu kuangkat, aku melihat ada kaki manusia,” ucap Dede.

Pemandangan itu sontak membuat Dede terkejut. Saat itu juga ia memutuskan pulang untuk mengabari teman-temannya. Temuannya itu juga diteruskan ke pihak kepolisian.

Tak lama, petugas dari Polsek Secanggang, Aiptu Muliono tiba di tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah dikerumuni warga setempat. Selanjutnya mereka mengevakuasi mayat dari dalam parit ke atas jalan.

Akhirnya diketahui jika mayat tersebut berjenis kelamin wanita dan berusia sekitaran 25 tahunan, mengenakan jeans hitam, kaos coklat becorak garis, tali pinggang dengan pernik-pernik.

Kondisi tubuh mayat yang sudah membengkak membuat sulit dikenali. Namun yang membuat geger, bagian mulut mayat dilakban. Begitu juga di bagian leher terikat lakban.

Selanjutnya pihak kepolisian meminta Ambulance UPT Puskesmas Teluk untuk membawa mayat tersebut ke rumah sakit.

Kapolsek Secanggang, AKP M Pasaribu yang tiba di TKP setelah mayat dievakuasi mengatakan pihaknya tengah mendalami peristiwa tersebut. “Benar ada temuan mayat tanpa identitas di parit. Mayat sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan otopsi dan sejauh ini masih kita dalami,” kata M Pasaribu.

Belakangan, foto-foto korban yang ditemukan di TKP sudah tersebar di sejumlah media sosial. Bahkan beberapa warga sengaja memideokan penemuan mayat tersebut kemudian diungguh di akun media sosial miliknya hingga menjadi viral. (rudi)

Loading...