Niat Nutup Lubang, Baru Sitorus Malah Dianiaya

13

SIDIMPUAN-M24 | Apes nasib Ellen Sitorus, pemilik salah satu toko barang elektronik di Kota Padangsidimpuan. Pasalnya, dia diduga dianiaya oleh tetangganya karena berniat menutup lubang yang berada disamping usahanya.

Kejadian itu terungkap ketika Ellen meminta perlindungan ke Yayasan Burangir, kemarin. Di tempat itu, Ellen menceritakan bahwa, peristiwas tersebut berawal ketika dia ingin menutup lubang dengan semen. Tidak lama berselang, tiba-tiba, pelaku yang berinisial TH mendatangi korban dan langsung mencaci makinya dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas didengar.
“Dia bilang saya jahudi, binatang, anj***, ba**, lon** get dikuasai ho tano on,” ujarnya menirukan ucapan pelaku.

Korban mencoba menjelaskan kepada pelaku bahwa korban ingin memperbaiki gang itu hanya untuk menutupi lubang jalan agar pejalan kaki ketika lewat tidak jatuh.
Namun pelaku langsung membabi buta mendorong tubuh korban hingga terjungkal sampai ke lapak pedagang kaki lima samping toko korban. Lalu pelaku mencekik dan meninju korban berkali-kali sampai lebam dan mata memerah. Ironisnya, pelaku juga nekat memukul putri korban bernama Sally (20). Saat itu, dia berusaha menolong ibunya yang sudah lemas.

Padahal, putri korban punya keterbelakangan mental dan hingga saat ini trauma akan kejadian itu. Tak terima, korban langsung melapor ke kantor polisi dan berharap kasus ini jadi perhatian. “Sampai sekarang polisi belum menangkap pelaku,” kesalnya.

Ketua Divisi Hukum Dan Humas Yayasan Burangir, Juli Zega menyesalkan tindakan pelaku. Karena korban awalnya berniat baik dengan menutup lubang yang ada dikawasan usahanya. “Korban sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” tuturnya.

Dia berharap agar petugas kepolisian segera melakukan tindakan hukum terhadap pelaku. “Untuk itu kami meminta Polres Padangsidimpuan segera menahan pelaku, apalagi korban merasa terancam dan putri korban sangat trauma saat ini,” tandas Juli. (zia)

Loading...