Operator Tewas, Grader Milik Dinas PU Tabrak 14 Kreta

23

LANGKAT-M24 | Kehebohan terjadi di Jln Tengku Amir Hamzah tepat di belakang Mapolres Langkat. Pasalnya, seorang operator alat berat tewas. Alat berat yang masih menyala kemudian menabrak 14 kreta.

Peristiwa itu terjadi, Senin (10/9) sekira pukul 09.30 WIB. Dari 14 kreta itu, dua di antarnaya mengalami rusak parah. Alat berat berjenis greder itu milik Dinas PU Langkat.
Operator grader yang tewas yakni Ariono (57) warga Jln Gumba, Ling X, Kel Cengkeh Turi, Kec Binjai Utara. Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini tewas di atas grader yang dikemudikannya.
“Kami kira sopirnya ngantuk. Untunglah di depannya ada truk sampah. Jika tidak habislah mobil-mobil di depannya rata digilas,” ucap saksi mata di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Rikky dikonfirmasi menuturkan kejadian sekira pukul 09.45 WIB. Dua kreta yang rusak parah yaitu Honda Supra X 125 berplat BM 2003 NR dan Honda Supra X 125 BK 3486 SI.

Dikatakan Rikky, operator datang dari daerah Cambahan. Grader akan dibawa ke gudangk Dinas PU Langkat. Namun, baru sampai di persimpangan pintu masuk belakang gudang PU, operator tidak sadarkan diri. Alat berat itu melaju tanpa terkendali hingga ke belakang kantor Mapolres Langkat.

Korban Ariono, katanya, sempat dibawa ke Klinik Urkes Polres Langkat. Akan tetapi, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
“Diduga Ariono terserang penyakit jantung dan meninggal dunia saat grader sedang berjalan. Jenazah Ariono dibawa ke rumah duka,” tandasnya. (rudi)

Loading...