Pasang umbul-umbul MTQ 2 petugas panitia kesetrum

20

Zia – Sidimpuan | Dua pria dari panitia MTQ ke-XVI kota Padangsidimpuan mengalami luka bakar akibat kesetrum arus listrik bertegangan tinggi, Senin (7/5) siang. Kedua korban jatuh terkapar dan mengalami luka bakar serius.

Insiden nahas terjadi saat kedua korban memasang umbul-umbul ‘selamat datang’ untuk acara Musabaqah Tilawatil Qu’ran (MTQ) ke-XVI Kota Padangsidimpuan, Senin sekira pukul 13:00 WIB. Saat tiang umbul-umbul terbuat dari bahan pipa galvanis hendak ditegakkan, tiba-tiba tiang tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.

Boru Tanjung, seorang pedagang, di depan terminal sontak menjerit histeris saat menyaksikan Ibrahim (28), warga Jln Sutoyo Kel Bincar, jatuh terkapar. Dari bagian kakinya memercik api seperti tersambar petir.
“Eeee… tolong dulu dia, lihat ada api di kakinya,” jerit Boru Tanjung saat menceritakan kejadia kepada M24.

Seketika itu juga, sejumlah orang di sekitar lokasi segera menoleh ke korban. Namun belum sempat memberikan pertolongan, tiba-tiba teman korban bernama Andri, warga Sadabuan menyusul tergeletak karena berupaya menolong korban yang memegang tiang umbul-umbul tersebut.

Setelah kedua korban jatuh, barulah warga ramai menolong. Kedua korban segera dinaikkan ke mobil ambulance yang kebetulan standby di lokasi MTQ.
Keterangan dihimpu M24 di lokasi, sebelumnya kedua korban hendak memasang 4 dari 6 tiang spanduk dan umbul-umbul di depan terminal. Spanduk tersebut berisi ucapan selamat datang kepada peserta dan undangan MTQ.

Pascakejadian, kedua korban dirawat di ruang VIP setelah sebelumnya diketahui dari dokter jaga IGD memaparkan bahwa korban bernama Ibrahim mengalami bengkak di kepala kanan karena jatuh, luka bakar di telapak kiri kanan, dan luka bakar di punggung. Sementara Andri cuma luka bakar di telapak kiri kanan dan di sela jari kaki kanan, namun kondisinya tampak lemas. Menurut dokter jaga Perawatan lebih lanjut, dirawat oleh dr.bedah.

Loading...