Pengendara motor tewas dihantam bus ALS

12

SIPIROK-M24 | Kecelakaan maut antara bus ALS kontra kreta (sepedamotor) terjadi di jalan lintas sumatera (Jalinsum) KM 13-14, persisnya di Kel Bintuju, Muara Tais II Kec Batang Angkola, Kab Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (29/6/2018) malam.

Seorang pengendara kreta tewas akibat dihantam bus ALS yang melaju dengan kecepatan tinggi. Korban bersama kreta yang ditunggangi bahkan sempat terseret hingga sejauh 50 meter. Akibatnya, korban tewas di tempat.
“Diduga saat hendak keluar dari Gang Mesjid dan menyeberang, pengendara kreta tidak memperhatikan arus lalulintas, hingga terjadilah kecelakaan maut tersebut,” ungkap Kanit Laka Polres Tapsel, Iptu Endang.

Kedua kendaraan yang terlibat lakalantas, terang Endang, sepedamotor bodong merk Honda tanpa tanda nomor kendaraa (TNKB) ditunggangi korban SB (40) dan bus ALS BK 7941 DK yang dikemudikan FL (29) warga Desa Jambur Tarutung, Kec Kotanopan, Kab Mandailing Natal (Madina)

Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, sebut Endang, kronologi kecelakaan berawal saat kreta yang ditunggani warga Desa Muaratais II Kec Batang Angkola, keluar dari Gang Mesjid menuju ke jalan raya. Secara bersamaan melaju bus ALS dari arah Pdangsidimpuan menuju Panyabungan. Bus langsung menabrak bagian sisi kreta.
“Karena jaraknya yang terlalu dekat, sopir bus tidak mampu menghindari, sehingga terjadilah kecelakaan tersebut,” terang Endang.

Endang menambahkan, tak lama setelah kecelakaan terjadi, pihaknya mendapat laporan dari warga dan bersama anggota segera menuju lokasi. “Di TKP petugas mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, sedangkan jenazah korban dievakuasi ke RSUD Padangsidimpuan untuk divisum,” ujar Endang sembari menambahkan kedua kendaraan yang terlibat lakalantas sudah diamankan di markas komando guna proses hukum. (kevin)

Loading...