Pengungsi Siosar, Hutan Terbakar dan Atap Rumah Beterbangan

KARO-M24 | Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufiq Rizal serta pejabat di lingkungan Pemkab Karo meninjau kerusakan rumah akibat angin kencang di lokasi relokasi Siosar, Senin (13/8).

“Saya yakin bersama pihak BPBD dan masyarakat seluruhnya dapat segera memperbaiki rumah yang rusak,” jelas Dandim merespon Bupati saat berada di rumah Pengidahen Br Sitepu, korban yang atap rumahnya rusak.

Sementara itu, keterangan sejumlah pengungsi kepada M24 menuturkan bahwa ratusan rumah pengungsi di tiga desa yakni, Sukameriah, Simacem dan Bakerah terancam atap dan rangkanya diterbangkan angin kencang yang sampai saat ini terus terjadi.

Loading...

Di tempat terpisah, sekitar 15 hektar kawasan hutan lindung produksi Siosar juga terbakar. Lokasi yang berada antara Puncak 2000 dengan kawasan Pemukiman Siosar meresahkan warga. Mereka takut tanamannya rusak dan mengganggu pernafasan.

Saat ke lokasi, Bupati dan Dandim sempat menyemprotkan air dari dua mobil Damkar yang diterjunkan. Namun kebakaran belum seluruhnya dapat dipadamkan. (sekilap)

Loading...