Penjaga Tambak Tewas Dibantai Perampok

Terjatuh saat mencari bantuan, Hasbullah dihajar sejumlah perampok tambak. Ayah anak tujuh ini pun tewas setelah kaki dan bagian belakang kepalanya dipukuli.

PANTAI CERMIN-M24 | Hasbullah menghembuskan nafasnya sesaat setelah tiba di kediamannya, di Dusun I, Desa Kuala Lama, Kec Pantai Cermin Kabu Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (18/8). Pria 63 tahun ini dibantai perampok saat menjaga tambak.

Informasi dihimpun metro24, awalnya Hasbullah bersama rekannya, Iskandar (35) berjaga di pos areal lokasi tambak udang Vaname yang terletak tak jauh dari rumahnya. Sekitar pukul 02:00 WIB, mereka melihat beberapa orang tak dikenal masuk ke areal tambak.

Loading...

Curiga, sembari membawa kayu balok, Hasbullah dan Iskandar mendatangi para pelaku. Bukannya takut, pelaku justru balik melawan. Keduanya pun terlibat perkelahian. (Baca: Beberapa Kali Gagalkan Perampokan)

Karena kalah jumlah dan tenaga, Hasbullah dan Iskandar memilih kabur untuk meminta bantuan dari penjaga tambak lain. Namun, saat berlari, Hasbullah terjatuh. Iskandar yang tak menyadari rekannya terjatuh terus berlari.

Begitu berhasil mengumpulkan bantuan, Iskandar kembali ke lokasi. Di situlah ia melihat Hasbullah sudah terkapar di tanah. Ia juga masih sempat melihat para pelaku kabur dengan melompati pagar tembok.

“Mungkin Hasbullah sempat dipukuli pelaku. Aku kabur untuk meminta bantuan. Tiba-tiba aku lihat Hasbullah sudah terkapar dan pelaku kabur,” ucap Iskandar kepada metro24 di lokasi.

Karena lokasi masih gelap, Iskandar tak bisa mengenali pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang.

Selanjutnya Iskandar dan penjaga tambak lainnya membawa korban ke rumahnya yang berjarak sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Naas, setiba di rumah, ayah anak tujuh ini menghembuskan nafas terakhirnya. (Baca: Anak Korban: Hukum Pelaku Seberat-beratnya)

Peristiwa itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel dari Polsek Pantai Cermin terjun ke lokasi. Setelah melakukan olah TKP, petugas membawa jenazah Hasbullah ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman untuk visum. Hasilnya, ditemukan luka di bagian kaki dan memar di bagian belakang kepala korban. Dugaan korban tewas karena dipukuli.

Namun Kapolsek Pantai Cermin, AKP Syarifuddin enggan berkomentar banyak terkait penyebab kematian korban. “Peristiwa itu sudah kita tangani. Masih dalam penyelidikan,” ucap Syarifuddin singkat.

Setelah menjalani visum, jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Sekitar pukul 16:00 WIB, jenazah korban dimakamkan di pemakaman muslim tak jauh dari kediamannya. (darmawan)

Loading...