Pintu ningnong sudah terbuka, KA barang hantam betor

27

Tebingtinggi | Becak bermotor (Betor) yang mengangkut pelet ikan ditabrak Kereta Api (KA) di Jln Cemara, Kel Rambung, Kec Tebingtinggi Kota, Tebingtinggi, Sabtu (30/9). Beruntung penarik betor hanya mengalami luka ringan.

Penarik betor itu adalah Chaidir (44) warga Dusun II, Desa Laut Tador, Kec Sei Suka, Kab Batubara. Ia mengalami luka koyak pada kening kiri, dan sebagian gigi depan patah. Betor yang dikemudikannya ringsek.

Menurut saksi mata, Zulkipli (49) warga Jln Darat, Ling 8, Kel Rambung, Kec Tebingtinggi Kota, Tebingtinggi, dirinya searah dengan korban.
Ia dan korban sama-sama berada di Jln Cemara dari arah kota menuju Sei Segiling. Mereka lalu berhenti di depan palang rel KA. Sebab, ada KA penumpang melintas menuju Rantauprapat.

Setelah KA penumpang melintas, dari kejauhan terdengar klakson KA barang. Tetapi saat itu pintu neng nong telah terbuka. Korban yang tidak mendengar suara klakson KA barang dari arah Sintar dengan tujuan stasiun Tebingtinggi menerobos rel. Zulkipli ketika itu sudah memberi tahu korban kalau ada KA melintas. Tapi korban terus jalan.

Disaat roda depan betor melewati rel KA dan bagian roda belakang betor sudah mau melewati rel, KA menabrak bagian belakang samping kanan betor. Korban terpental keluar jalur rel. Hantaman itu membuat betor berputar. Warga selanjutnya menolong korban dan melarikannya ke RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Tebingtinggi, Ipda A Samosir mengatakan korban masih dirawat di rumah sakit. “Namun belum bisa memberikan keterangan, karena masih syok,” jelas A Samosir. (sumber : metro24)

Loading...