Pulang Ngebut, Manik Tewas Nabrak Tembok

13

SIANTAR-M24 | Mengalami kecelakaan tunggal, Robinson Manik (44), warga Dusun Huta Bangun Mariah, Kec Dolok Masagal, Kab Simalungun menghembuskan nafas terakhirnya di RS Vita Insani.

Informasi dihimpun metro24, sekitar pukul 06:00 WIB, warga sekitar Jln Pdt J Wismar Saragih, Kel Tanjungpinggir, Kec Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar heboh. Mereka melihat sosok tubuh terkapar di depan rumah Sembiring.

Sekitar lima meter sebelahnya tampak kreta CS1 BK 5522 XW warna biru dengan kondisi ringsek. Warga pun menduga korban membawa kreta dalam kondisi mabuk. “Masak bisa ditabrak tembok rumah padahal jalan ini lebarnya. Kurasa dinihari tadi pulang dari Cafe Tanjungpinggir sana dalam kondisi mabuk,” duga E boru Tambunan, warga sekitar.

Mendapat laporan warga, Kanitlaka Satlantas Polres Siantar, Aipda Marojahan Nainggolan bersama personel piket turun melakukan olah TKP. Selanjutnya membawa korban yang belum diketahui identitasnya itu ke RS Vita Insani.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan bekas seretan di aspal. Diduga korban mengendarai kretanya dari arah Tanjungpinggir menuju Jln Bali dengan kecepatan tinggi. Setiba di lokasi menabrak tembok rumah warga.

Sekira pukul 09.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya. Marojahan kemudian meminta bantuan Tim Anafis Satreskrim Polres Siantar untuk mengindentifikasi identitas korban.

Akhirnya dari sidik jari tangan Tim Anafis mengetahui jika korban adalah Robinson Manik. Petugas lalu memberitahukan kepada keluarga untuk membawa pulang jasad korban.

“Begitupun, kasus tabrakkan itu masih dalam penyelidikan. Barang bukti sepedamotor (kreta) Honda CS1 BK 5522 XW milik korban akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Nainggolan. (adi)

Loading...