Ratusan Warga Tiganderket Demo, Tuding PT PP Bangun Jembatan Asal-asalan

9

KARO-M24 | Warga Desa Perbaji dan Selandi, Kecamatan Tiganderket, datangi Kantor PT Pembangunan Perumahan (PP), PLG Sinabung paket 1, di Desa Perbaji, terkait jatuhnya mobil angkutan pedesaan ke Sungai Lau Borus, Selasa (4/9) dini hari. Warga Desa Perbaji menuding PT PP, tidak serius mengerjakan jembatan tersebut dan asal-asalan.

“Padahal beberapa hari lalu pun sudah pernah kami sampaikan kepada pegawainya, agar pengerjaanya supaya dibuat lebih tinggi lagi. Karena kalau begini dibuat jalan ke desa kami ini semakin menanjak. Dan akhirnya tadi pagi terjadi juga laka lantas ini. Bahkan untung tidak menelan korban jiwa,” ungkap seorang warga.

Menurutnya, warga sangat kecewa dengan pembangunan jembatan ada di desa kami yang dibangun PT PP. Karena tidak memikirkan keselamatan warga, yang setiap hari lewat untuk beraktifitas.

“Hari ini pukul 1.00 wWIB, terjadi kecelakaan yang menelan korban 13 orang dalam satu angkot, terjun ke bawah aliran sungai,” imbuh Kacaribu (60), warga lainnya.

Karenanya, melalui ini, warga menuntut agar pihak PT PP, selaku penangungjawab atas pembangunan jembatan, juga yang berwenang termasuk Pemkab Karo, agar memperbaiki jembatan tersebut. Tidak terlalu rendah dan membuat tembok pembatas, agar jangan terulang kejadian serupa dan bertanggungjawab atas kecelakaan yang terjadi pagi tadi.

Warga diterima pihak PT PP di salah satu ruangan. Sebelum mendapat kesepakatan, terjadi perdebatan sengit, bahkan warga sempat emosi. Hadir Sekcam Aminudin, Danramil Tiganderket Kapten Erlaba Peranginangin serta Kapolsek Tiganderket.

Sementara, PT PP yang diwakili Agung bagian Humas, mengatakan, kami siap untuk memperbaiki jembatan sesegera mungkin. “Ini agar tidak terlalu menanjak dan bertanggungjawab atas semua kerugian akibat kecelakaan tadi pagi,” ujar Agung. (sekilap)

Loading...